
SULTENG,rajawali1news.com – Gubernur Anwar hafidz , menemui aksi langsung demontrasi aliansi masyarakat desa Loli Oge usai shalat zhuhur di masjid kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin 29/03-2026. Warga datang menuntut dan mencabut izin pertambangan bantuan mineral yang dinilai merampas ruang hidup dan melanggar hak tanah masyarakat.
Perwakilan menegaskan tidak pernah memberikan persetujuan atas aktifitas tambang. Menurut mereka, klaim persetujuan yang beredar hanya bersumber dari aparat desa dan tidak pernah diputuskan melalui musyawarah desa.
Dalam aksi tersebut warga menyampaikan tujuan tuntutan utama. Mereka menolak tambang mineral baru mendesak, pengusutan dugaan mafia tanah yang melibatkan oknum aparat desa, serta mengungkapkan kasus penjualan lahan tanpa persetujuan pemilik sah.
Warga juga meminta pemerintah desa mendata seluru pemilik lahan untuk penerbitan pengantar SKPT, membuka secara transparan penggunaan dana CSR, serta mengevaluasi kinerja BPD desa Loli Oge.
Laporan Stefi.
Tidak ada komentar