
Foto : Tim Inafis Forensik Polda Jatim turun ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan penyebab kejadian tersebut, Jum’at (14/8/2026) siang.
MOJOKERTO,Rajawali1news.com – Mengungkap peristiwa meledak dan hingga terbakarnya dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group milik pasangan suami – isteri (Pasutri) Pangestu – Erista Widya Kristanti warga Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto terletak di Dusun/Desa Medali , Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa -Timur yang diduga dipicu dari jaringan instalasi bahan bakar gas elpiji. Tim Inafis Forensik Polda Jatim turun ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan penyebab kejadian tersebut, Jum’at (14/8/2026) siang.

Suara ledakan keras mengakibatkan terbakarnya area bangunan dapur SPPG hingga ambruknya plafon atap bangunan dan menyebabkan 2 orang pekerja relawan bagian persiapan pemorsian mengalami luka tertimpa ambruknya plafon atap yakni, Maulin Nikmah (35) dan Robiotul Adawyah (33) warga Desa Medali, Kecamatan Puri serta 3 orang pekerja bagian teknisi pembenahan jaringan gas elpiji dari PT Energi Alam Utama yakni, Edi Suyanto (51) pemilik PT Energi Alam Utama sekaligus teknisi warga Dusun Kalijaring, Desa Mlirip dan Kwien Lan (48) teknisi jaringan elpiji warga Kecamatan Jetis serta Piter Nando (36) teknisi warga Kecamatan Porong, Sidoarjo mengalami luka bakar serius tersebut terjadi sekitar pukul 21.20 WIB, Kamis (13/8/2026).
Tim Inafis Forensik Polda Jatim yang datang ke lokasi kejadian sebanyak 6 anggota dikomandani Kompol. Sukris Trihartono didampingi Kompol. Imam Bukhori langsung bergerak masuk melakukan penyelidikan penyebab terjadinya suara ledakan hingga kebakaran yang meluluh lantakkan bangunan plafon atap dapur SPPG.
Selain tim Inafis Forensik Polda Jatim, tampak juga tim petugas Inafis dari Satreskrim Polres Mojokerto yang dikomandani Kasatreskrim, AKP. Aldhino Primawildan didampingi Kapolsek Puri, AKP. Agus Setiawan membantu jalannya proses penyelidikan.
Pantauan dilokasi kejadian, setelah selesai melakukan penyelidikan di dalam area kejadian, beberapa petugas dari tim inafis keluar area dengan membawa beberapa barang terbungkus plastik sebagai barang bukti yang akan di uji di laboratorium forensik Polda Jatim.
Kompol. Sukris Trihartono saat ditemui mengatakan, kami datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan atas penyebab terjadinya peristiwa tersebut sembari berbicara silahkan konfirmasi ke Kasatreskrim Polres Mojokerto.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP. Aldhino Primawildan dikonfirmasi terkait kedatangan tim inafis forensik dari Polda Jatim mengatakan, nanti aja mas, kasus ini masih dalam penyelidikan Polda Jatim. (Yanto)
Tidak ada komentar