Sinergitas Polisi Bersama TNI Jaga Keamanan Masyarakat Saat CFD Di RA Basoeni, Sooko

waktu baca 2 menit
Minggu, 11 Okt 2026 21:48 0 1 REDAKSI

Foto : Care Free Day (CFD) di area jalur Jalan RA Basoeni, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa -Timur, Minggu (11/10/2026).

MOJOKERTO,Rajawali1news.com – Mewujudkan situasi tertib dan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman, personel Sabhara Polsek Sooko, Polres Mojokerto, Polda Jatim yang dinahkodai AKP. Achmad Doni Meidianto bersama personel Babhinsa Koramil 0815/03 Sooko, Mojokerto melaksanakan patroli dialogis dan pemantauan kegiatan masyarakat pada kegiatan Care Free Day (CFD) yang dilaksanakan di area jalur Jalan RA Basoeni, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa -Timur, Minggu (11/10/2026).

Dari pantauan dilokasi, kegiatan yang dilakukan setiap 2 minggu sekali tersebut harus mengalihkan arus serta menutup dua jalur dari arah Jombang – Kota Mojokerto dan sebaliknya. Pelaksanaan kegiatan CFD tersebut dimulai sejak pukul 5.00 WIB hingga dua jalur dibuka kembali bisa dilalui pengendara pukul 09.00 WIB.

Ditemui saat cangkrukan bareng di warung, Kapolsek Sooko, AKP. Achmad Doni Meidianto mengatakan, patroli bersama personel Babhinsa Koramil Sooko ini dilakukan untuk memantau aktivitas masyarakat yang memanfaatkan kawasan CFD saat berolahraga dan jalan santai bareng bersama keluarga menikmati suasana pagi yang cerah.

“Kita lakukan pemantauan sepanjang jalur kawasan CFD sekaligus pengawasan untuk mengantisipasi adanya potensi kerawanan di jalan serta ganguan Kamtibmas. Sinergitas bersama personel TNI, Dishub dan Satpol PP serta perangkat desa setempat merupakan bentuk pelayanan kita memberikan rasa aman dan nyaman serta kelancaran pada kegiatan CFD kepada masyarakat guna mencegah adanya gangguan Kamtibmas,” ungkap Doni.

Terpisah ditambahkan Kepala Desa Sooko, Heppy Iswahyudi bahwa kegiatan CFD ini dilakukan setiap 2 minggu sekali yang bertempat di Jalan Raya RA Basoeni dua jalur sebelah utara simpang empat Sooko.

“Kegiatan ini diikuti peserta dari pelaku usaha warga UMKM secara umum dari wilayah Mojokerto. Terlihat dari pantauan dilokasi, pelaku usaha di dominasi penjaja makanan (kuliner). Kegiatan pelaksanaan CFD tidak dilakukan setiap seminggu sekali agar warga yang menikmati jalannya kegiatan CFD di kawasan jalur jalan RA Basoeni tidak jenuh alias bosan,” pungkas Heppy. (Yanto)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA