Carut marut Pengurusan PKL Balai Jagong Kudus Diduga Menggelapkan Uang Kas

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Apr 2026 09:32 0 27 REDAKSI

Foto : Balai Jagong Kudus.

Kudus,Rajawali1news.com – Ngeri terjadi di Kudus beberapa kali carut marut urusan uang raib hanya tulisan dan di duga beberapa bantuan dari donatur lenyap. Hasil dari Investigasi beberapa narasumber pada 13 April 2026 di balai
Jagong Kudus Desa Wergu Wetan.

Inisial tr menceritakan tentang pengurus PKL Balai Jagong yang tidak transparan dan carut marut, contoh dan sangatlah fatal artinya uang kas sebesar 21 juta raib di duga di buat bancaan para pengurus Balai Jagong inisial P, D, C, A, F dan entah siapa lagi yang menikmati uang kas anggota tersebut.

Bendara inisial D yang dipertanyakan oleh beberapa anggota melalui pesan WA grub terdiam tidak bisa menjelaskan uang yang raib dan hanya tulisan.

Inisial U ,S , mendapatkan bantuan gerobak dari aspirasi DPR pusat seakan akan terdiam tidak mau berurusan juga, menanyakan bantuan nama yang tercantum di gerobak diduga bantuan tersebut telah di jual atau diuangkan oleh beberapa pengurus.

Belum terselesaikan urusan uang yang raib tiba tiba ditunjuklah ketua pengurus baru yang nota bene juga meniati uang kas raib tanpa kejelasan inisial C dengan jawaban “jika ketua mengembalikan ya saya juga akan mengembalikan, jawabnya.

Melalui pesan WA tesebut terkuak beberapa keunikan cara menggelapkan uang kas selama beberapa tahun setelah adanya covid 2019.

Ketua paguyuban inisial F mengakui bahwa uang kas tersebut ia gunakan dalam jumlah paling banyak sekitar 18 juta, jelasnya.
Ia ingin untuk membuat team investigasi kemana sisa uang kas tersebut dikarenakan sebagai bendahara D diduga ada kongkalikong terhadap pengurus yang lainnya.

Dari pengaduan lewat WA anggota yang menayakan kepada DPR pemberi bantuan aspirasi dibalas oleh beliau bahwa bantuan tersebut di tanyakan saja kepada ibu Tatik (mantan kabit dinas perdagangan) Kudus.

Carut marut seperti ini jangan sampai terulang lagi apalagi soal uang anggota digelapkan tanpa ada kejelasan.

Harapan para anggota PKL Balai Jagong untuk segera pemakai uang kas untuk menyelesaikan dan mengembalikan, jika nanti uang sudah kembali boleh buat pengurus baru.
Ini dipilih 45 anggota yang akan menempati BJ selanjutnya melalui undangan dari grub untuk memenuhi kuota retribusi di bulan selanjutnya dikarenakan pendapatkan dinas Untuk Balai Jagong menurun dan setoran tidak sesuai dengan target. ( an )

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA