
Foto : Korban luka akibat gempa bumi.
Palu,Rajawali1news.com – Sejumlah korban luka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa siang mulai mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Tora Belo, Kabupaten Sigi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, empat korban luka kembali tiba di RS Tora Belo pada malam hari dari Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Wilayah tersebut disebut-sebut sebagai salah satu lokasi yang mengalami dampak paling parah dan diduga berada dekat dengan titik sumber gempa.
Sebelumnya, pada sore hari, empat korban lainnya telah lebih dahulu dirujuk dan menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Dengan demikian, jumlah korban luka yang telah tiba di RS Tora Belo hingga malam ini sedikitnya mencapai delapan orang.
Sementara itu, seluruh pasien yang sebelumnya dirawat di RS Tora Belo telah dievakuasi ke tenda darurat yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gempa susulan.
Informasi yang diterima menyebutkan masih terdapat sejumlah korban luka yang sedang dalam proses penjemputan oleh tim medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Selain itu, beberapa korban lainnya saat ini masih menjalani penanganan di Puskesmas Nokilalaki.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada data pasti mengenai jumlah keseluruhan korban maupun tingkat kerusakan akibat gempa tersebut. BPBD bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dan asesmen di sejumlah wilayah terdampak.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Laporan Stefililis
Tidak ada komentar