
Foto : Sumardi anggota DPRD Komisi A Provinsi Jawa Timur dari fraksi partai Golkar.
MOJOKERTO,Rajawali1news.com – Dalam rangka mengantisipasi dan melakukan pencegahan terhadap adanya bahaya musibah kebakaran, Satpol-PP Provinsi Jatim – Timur menggandeng stakeholder terkait menggelar kegiatan simulasi pelatihan dan pembinaan antisipasi adanya bahaya musibah kebakaran kepada sebanyak 127 peserta yang hadir di ruang aula terbuka Paradise Cafe dan Resto Jalan Air Panas, Desa Petak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa -Timur, Selasa (11/8/2026).

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya, Kasatpol PP Provinsi Jawa Timur, Dr. Andik Fadjar Tjahjono, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Komisi A Fraksi Partai Golkar, Sumardi, Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, Camat Pacet, Djoko Widjayanto, Kapolsek Pacet, AKP. MK. Umam dan Danramil Pacet diwakili Ba Tuud, Pelda. Suardi, anggota tim petugas pemadam kebakaran dari Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Mojokerto, relawan serta anggota Linmas.

Dalam sambutannya di depan para peserta pelatihan dan pembinaan, Camat Pacet, Djoko Widjayanto mengatakan bahwa wilayah Kecamatan Pacet yang terdapat sebanyak 20 desa merupakan daerah strategis terdapat adanya tempat pendidikan dan wisata. Maka dari itu, perlu dikembangkan dengan adanya masukan program program pemerintah yang nantinya bisa mendukung dan mengangkat perekonomian warga khususnya masyarakat di Kecamatan Pacet.

“Saya berharap 30 persen dari program yang diajukan dari anggaran Satpol-PP dan DPRD Provinsi Jawa Timur bisa menyentuh wilayah Kecamatan Pacet. Dimana Pacet didukung masyarakatnya yang selalu mengedepankan budaya ramah baik itu tutur tindakan dan lingkungannya yang bersih serta asri bisa menjadikan bagian dari tempat wisata yang digemari dan dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara,” ucap Djoko.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Komisi A dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi di depan para peserta mengatakan, saya berharap dengan adanya kegiatan pelatihan dan pembinaan pencegahan terjadinya kebakaran ini, masyarakat bisa lebih awal untuk bisa mengantisipasi adanya musibah kebakaran. Tentunya tidak terlepas dari peran masyarakat dan relawan yang hadir dalam kegiatan ini mensosialisasikan kepada warga yang lainnya.
“Saya akan koordinasikan dan kolaborasikan dengan teman teman Satpol-PP Provinsi Jawa Timur dulu untuk bisa membantu peralatan yang dibutuhkan untuk mencegah maupun setelah terjadinya bencana alam seperti tanah longsor dan terjadinya kebakaran. Kita harus bisa melakukan antisipasi jangan seperti yang terjadi di wilayah Bromo terjadinya kebakaran hutan,” ungkap Sumardi.
Ditambahkan Kasatpol PP Provinsi Jawa Timur, Dr. Andik Fadjar Tjahjono mengatakan bahwa, kali pertama ketika mengetahui terjadi adanya musibah kebakaran baik itu terjadi di pemukiman maupun wilayah hutan, segera menghubungi pihak perangkat atupun aparat setempat serta petugas pemadam kebakaran agar kejadian khususnya musibah kebakaran segera bisa tertangani. (Yanto)
Tidak ada komentar