
YOGYAKARTA,Rajawali1news.com – Ketua Ajang Silaturahmi Pariwisata Indonesia (ASIPA) Indonesia, Moh. Hanafi Sugianto, S.Pd., menghadiri acara soft opening Bakpia Jogkem cabang Kaliurang pada Jumat, 9 Mei 2025. Acara tersebut berlangsung meriah di cabang baru Bakpia Jogkem yang berlokasi di kawasan wisata Kaliurang, Yogyakarta.

Soft opening ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi Bakpia Jogkem, antara lain Sutarto, Tri Susanto, Arya Aryanto, Ferdy Dwi Putranto, Purwo, dan Satria. Jajaran pemerintah setempat, serta berbagai asosiasi pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk ASIPA Indonesia, juga hadir dalam acara ini. Selain itu, acara ini juga diramaikan oleh perwakilan dari sejumlah hotel, rumah makan, dan pusat oleh-oleh ternama di Yogyakarta.
Ketua ASIPA Indonesia, Moh. Hanafi Sugianto, menyampaikan apresiasi atas dibukanya cabang baru Bakpia Jogkem yang dinilai akan semakin memperkuat sektor ekonomi kreatif dan pariwisata di wilayah Kaliurang.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bakpia Jogkem yang telah menjadi bagian dari penguatan ekosistem wisata kuliner di Yogyakarta. Kehadiran cabang baru ini tentu akan semakin memperkaya pilihan oleh-oleh,” ujar Hanafi.
Direktur Bakpia Jogkem, Sutarto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan optimismenya terhadap pengembangan usaha yang terus dilakukan oleh pihaknya.
“Cabang Kaliurang ini menjadi langkah strategis kami untuk lebih dekat dengan para wisatawan. Kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang otentik dan berkesan bagi siapa pun yang datang ke Yogyakarta, khususnya ke kawasan Kaliurang,” ungkap Sutarto. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk komunitas pariwisata dan pemerintah daerah, yang telah memberikan kontribusi dalam proses pengembangan Bakpia Jogkem.
Acara ini menjadi momen silaturahmi yang hangat antar pelaku industri pariwisata dan pelaku usaha pusat oleh-oleh, sekaligus menandai komitmen bersama dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata yang berkelanjutan di Indonesia.
(Wie)
Tidak ada komentar