

GRESIK,Rajawali1news.com – Pembangunan yang bersumber dari anggaran BK kabupaten dengan jumlah 154 juta yang dibuat untuk membangun rabat beton jalan lingkungan ada keterlambatan dalam pelaksanaannya, anggaran BK kabupaten tahun 2024 dilaksanakan pembangunannya pada tahun 2025.

Andi selaku kepala desa Tebaloan saat dikonfirmasi awak media di ruangan kerjanya pada tanggal 15 April 2025, saat ditanya mengenai pembangunan rabat beton anggaran BK tahun 2024 beliaunya mengatakan kalau pembangunan tersebut sudah terealisasi dan sudah dimonep oleh pihak kecamatan Duduksampeyan.
selain itu dia juga mengatakan kalau pembangunan tersebut sudah sesuai dengan RAB.
Pembangunan rabat beton yang berada di desa Tebaloan kecamatan Duduksampeyan kabupaten Gresik diduga ada mar’ut anggaran, saat dicek awak media di lokasi pembangunan rabat beton terlihat banyak kejanggalan salah satunya ukuran dari rabat beton yang tidak sesuai dengan papan proyek yang berada di lokasi tersebut.
Papan proyek menunjukkan ukuran dari rabat beton dengan panjang 110,5m lebar 3,5m tinggi 0,2m akan tetapi pembangunan rabat beton yang berada di desa Tebaluan tidak sesuai, karena pembangunan tersebut hanya memiliki panjang kurang lebih 110 lebar 2,25cm tinggi kurang lebih 0,2, bisa dikatakan kalau pembangunan rapat beton desa Tebaloan untuk lebarnya ada kekurangan 1,25 cm.
Selain itu pembangunan rapat beton yang baru selesai dilaksanakan pertengahan bulan Maret kini sudah mengalami keretakan keretakan yang sangat banyak, bisa dipastikan kalau pencampuran atau stesi tidak sesuai dengan RAB, selain itu juga terlihat rabat beton tersebut sudah banyak kerusakan atau mengelupas di atasnya alias gempal.
Salah satu warga desa Tebaloan saat ditanya oleh awak media mengenai pembangunan rabat beton tersebut mengatakan kalau pembangunan rabat beton tersebut baru selesai di pertengahan bulan Maret atau pertengahan bulan puasa, beliaunya juga mengatakan kalau pembangunan tersebut ada indikasi di kontraktualkan. (Day/Tim)
Tidak ada komentar