
Foto : Keluarga besar Sanggar Siswo Budoyo.
TULUNGAGUNG,Rajawali1news.com – Di tengah riuhnya zaman, ada anak-anak Tulungagung yang masih setia menjaga warisan. Mereka adalah keluarga besar Sanggar Siswo Budoyo. Kini, mereka melangkah jauh. Mewakili Tulungagung di Festival Garudeya Mahambara tingkat nasional.
Di momen itu, Plt Bupati Tulungagung menitipkan harapan. Bukan hanya soal menang. Tapi soal jati diri.
“Anak-anakku, terima kasih,” begitu mungkin yang ingin disampaikan Plt Bupati.
Beliau mengapresiasi perjuangan Siswo Budoyo. Latihan berbulan-bulan, jauh dari rumah, demi satu tujuan: mengibarkan nama Tulungagung lewat seni.
“Ini bukti, bahwa budaya kita belum mati. Masih ada yang mau berkeringat, mau berkorban, demi menjaga peninggalan leluhur,” ungkap Plt Bupati dengan bangga.
Bagi beliau, setiap gerakan tari, setiap tabuhan gamelan yang dibawakan Siswo Budoyo, adalah doa. Doa agar budaya Tulungagung tetap hidup.
Harapan yang Dititipkan Plt Bupati punya 3 harapan sederhana, tapi dalam maknanya:
“Berangkatlah dengan kepala tegak. Menarilah dengan hati. Kalah menang itu urusan nanti. Yang penting, kalian sudah berani membawa Tulungagung ke panggung yang lebih besar,” pesan Plt Bupati Tulungagung.
“Selamat berjuang Sanggar Siswo Budoyo.
Kami di Tulungagung mendoakan dan menunggu kepulangan kalian dengan kebanggaan,” tutupnya. (Bb)
Tidak ada komentar