
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid.
PALU,rajawali1news.com – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Palu dan Sulawesi Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan Hadianto kepada wartawan usai pelaksanaan salat Idulfitri di Lapangan Vatulemo, Sabtu (21/3/2026).
“Atas nama Pemerintah Kota Palu, saya Wali Kota bersama Ibu Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Palu menyampaikan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah untuk seluruh saudara-saudara kita, khususnya masyarakat Kota Palu dan Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hadianto menekankan bahwa perayaan Idulfitri harus menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi dan introspeksi diri setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.
Menurutnya, nilai-nilai yang telah dipelajari selama Ramadan diharapkan dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan ke depan.
“Idulfitri harus menjadi momentum untuk memperbaiki diri, menjadikan apa yang telah kita lewati selama Ramadan sebagai pembelajaran dan latihan untuk diterapkan di waktu-waktu berikutnya,” katanya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi semangat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Palu yang tetap aktif selama Ramadan. Hadianto menyebut, berbagai program seperti Weekend Ramadan Night Market berjalan dengan baik dan mencatatkan transaksi lebih dari Rp1 miliar.
“Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat bersemangat, dan pelaku UMKM kita terus termotivasi untuk berkembang serta memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah,” jelasnya.
Ia berharap keberhasilan program tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan kegiatan serupa di masa mendatang, tidak hanya terbatas pada bulan Ramadan.
Lebih lanjut, Hadianto menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palu untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan, baik global maupun internal.
“Kita menghadapi tantangan geopolitik luar dan juga tantangan internal, termasuk upaya pemerintah dalam melakukan koreksi fiskal dan mendorong kemandirian daerah. Ini menjadi tuntutan yang harus kita hadapi dan penuhi dengan baik,” tutupnya.
Laporan Stefi
Tidak ada komentar