Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSUD dr. Iskak Gelar Bimbingan Akreditasi Bersama LARS DHP

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Apr 2026 10:42 0 8 REDAKSI

Foto : RSUD dr. Iskak Tulungagung menggelar kegiatan Bimbingan Akreditasi Rumah Sakit.

TULUNGAGUNG,Rajawali1news.com — Sebagai wujud komitmen nyata dalam menghadirkan layanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan berstandar internasional, RSUD dr. Iskak Tulungagung menggelar kegiatan Bimbingan Akreditasi Rumah Sakit. Kegiatan yang bekerja sama dengan Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) ini resmi dimulai pada Kamis (16/04/2026) di ruang Auditorium IDIK lantai 2.

Kegiatan bimbingan ini merupakan bagian dari upaya strategis RSUD dr. Iskak dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.

​Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A., M.Kes dalam sambutannya menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar mengejar pemenuhan standar administratif. Melainkan sebagai pijakan penting bagi seluruh civitas hospitalia untuk mengevaluasi dan memperkuat sistem pelayanan yang berorientasi sepenuhnya pada keselamatan pasien.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan akreditasi tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, melainkan oleh budaya mutu yang tertanam kuat dalam setiap individu di rumah sakit ini,” terang Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A., M.Kes.

Ia juga menekankan pentingnya budaya mutu yang tertanam pada setiap individu di rumah sakit sebagai kunci keberhasilan akreditasi. Seperti diketahui, kegiatan bimbingan ini menghadirkan tiga pembimbing ahli dari LARS DHP, yakni ​dr. Susi Herawati, M.Kes., FISQua sebagai Ketua Tim Pembimbing, dan ​dr. Ety Retno Setyowati, S.H., M.Kes., Sp.PK., M.A.RS., M.H., C.M.C., C.H.M.C., FISQua, serta ​Ns. Joko Prananto, S.Kep., M.Kes., FISQua. ​Pada hari pertama, bimbingan diawali dengan pemaparan profil rumah sakit oleh Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A., M.Kes. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi intensif bersama berbagai Kelompok Kerja (Pokja). Beberapa area strategis yang dibahas meliputi Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), serta Akses dan Keberlangsungan Pelayanan. (bam)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA