Pemkab Sidoarjo Kolaborasi Auto 2000 Perkuat Layanan Cek Kesehatan Gratis

waktu baca 3 menit
Minggu, 26 Apr 2026 16:25 0 4 REDAKSI

Foto : Layanan cek kesehatan gratis.

Sidoarjo,Rajawali1news.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo secara konsisten memperluas jangkauan layanan kesehatan promotif-preventif melalui kolaborasi strategis dengan berbagai elemen sektor swasta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap warga mendapatkan kemudahan akses pemeriksaan kesehatan dasar guna mendeteksi risiko penyakit sejak dini secara cuma-cuma. Integrasi layanan di pusat keramaian publik seperti momen Car Free Day menjadi instrumen penting dalam mendorong terciptanya masyarakat yang sadar akan pentingnya pemantauan kondisi fisik secara rutin demi meningkatkan kualitas hidup.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, menjelaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan salah satu agenda prioritas nasional yang harus dijalankan secara masif di tingkat daerah. Upaya ini difokuskan pada penguatan sistem deteksi dini serta memberikan kemudahan bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan waktu untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas medis formal. Melalui kehadiran tim medis di ruang publik, pemerintah berupaya menghadirkan negara dalam aspek pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan gula darah, kolesterol, hingga asam urat.

“Program CKG merupakan program prioritas Presiden Prabowo untuk deteksi dini penyakit dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar dr. Lakshmie. Minggu, 26/04/26

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pencapaian target layanan tahun 2026 menjadi fokus manajerial utama bagi seluruh jajaran Puskesmas di wilayah Sidoarjo. Evaluasi dan monitoring ketat dilakukan setiap pekan untuk memastikan target pelayanan terhadap 52 persen dari total populasi penduduk dapat terpenuhi dengan standar yang optimal. Hal ini mencakup seluruh kelompok usia, mulai dari pelayanan bayi baru lahir, anak sekolah, dewasa, hingga kelompok lanjut usia agar tercipta pemerataan derajat kesehatan di seluruh wilayah.

“Target 52 persen ini harus tercapai oleh seluruh Puskesmas sehingga mereka harus berupaya melakukan cek kesehatan kepada warga Sidoarjo mulai dari anak baru lahir sampai Lansia,” tegas dr. Lakshmie.

Pemerintah daerah juga tengah merancang skema perluasan jangkauan melalui sinergi lintas instansi yang menyasar institusi pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dipandang sebagai langkah taktis untuk melakukan skrining kesehatan secara menyeluruh kepada para siswa di sekolah-sekolah pilihan. Dengan adanya koordinasi teknis yang matang, diharapkan intervensi kesehatan dapat dilakukan lebih awal jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan pada generasi muda melalui kunjungan rutin petugas Puskesmas.

“Teman-teman dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas bekerjasama berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk menunjuk sekolah-sekolah yang harus kita kunjungi,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Sidoarjo, Fenny Apridawati, mengapresiasi dukungan dari pihak Auto2000 Waru yang secara aktif berkontribusi dalam penguatan program kesehatan daerah melalui penyediaan fasilitas pemeriksaan. Ia menilai keterlibatan sektor korporasi menjadi pilar penting dalam membantu pemerintah daerah mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik melalui promosi gaya hidup sehat. Pemanfaatan ruang publik dipandang sebagai sarana edukasi efektif bagi warga untuk mengadopsi pola hidup sehat melalui aktivitas fisik seperti jalan kaki atau bersepeda di area yang aman.

“Pentingnya CKG ini untuk mengetahui sejak dini faktor risiko dan pra-penyakit agar pengobatan segera dapat dilakukan,” ucap Fenny Apridawati.

Kepala Cabang Auto2000 Waru, Edi Budi Cahyana, menyatakan kesiapan instansinya untuk terus bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat. Kemitraan ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam mendukung program-program strategis yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga Sidoarjo secara berkelanjutan. Diharapkan kehadiran fasilitas pemeriksaan gratis ini dapat meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga di tengah rutinitas harian mereka.

“Kita terus bekerjasama dengan pemerintahan Kabupaten Sidoarjo, harapannya warga Sidoarjo ini selalu sehat,” ungkap Edi Budi Cahyana.

Melalui optimalisasi kemitraan lintas sektor dan penguatan manajerial di tingkat layanan dasar, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo optimis dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara signifikan. Keberlanjutan program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara kebijakan publik dan dukungan swasta mampu memberikan solusi konkrit bagi penanganan tantangan kesehatan daerah. (YG)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA