Gekira Sulteng Bedah Rumah Warga Miskin di Lembah Megalit Sulteng

waktu baca 2 menit
Jumat, 5 Jun 2026 12:02 0 13 REDAKSI

Foto : Bedah rumah di Desa Talabosa, Kecamatan Lore Peore, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

POSO,Rajawali1news.com – Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Desa Talabosa, Kecamatan Lore Peore, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Ketua Gekira Sulteng Jemmy Langelo mengatakan program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sebagai sayap Partai Gerindra, kami bertanggung jawab untuk menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra,” kata Jemmy di wilayah Lembah Megalitit itu, Rabu (3/6/2026).

Jemmy mengklaim program bedah rumah yang dilaksanakan pihaknya menjadi yang pertama dijalankan Gekira di Indonesia.

“Kami mencoba memulai dan berharap ini bisa menjadi contoh bagi pengurus Gekira di daerah lain,” ujarnya.

Program bedah rumah tersebut menyasar keluarga Manipi Kiko, Yanto Dando, dan Vita Danto yang tinggal bersama dalam rumah berukuran 6 x 7 meter. Salah satu penghuni rumah itu merupakan penyandang disabilitas.

Menurut Jemmy, arahan dari Ketua Dewan Pembina Gekira Hasyim Djojohadikusumo dan Ketua Umum Pengurus Pusat Gekira Nikson Silalahi adalah agar organisasi tersebut memberikan manfaat nyata hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

“Dengan dasar kasih dan semangat saling tolong-menolong, Gekira ingin membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia,” katanya.

Prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis turut disaksikan Ketua Partai Gerindra Sulteng Longki Djanggola yang juga anggota Komisi II DPR RI.

Perwakilan keluarga penerima manfaat, Olsien Lowo, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat tersentuh dengan bantuan ini. Kami hanya bisa berdoa agar Tuhan memberkati setiap program Gekira ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Longki Djanggola mengapresiasi langkah Gekira Sulteng yang dinilai menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, program tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, kasih, dan persaudaraan lintas agama masih hidup di tengah masyarakat.

“Apa yang dilakukan hari ini mungkin baru satu rumah, tetapi ini merupakan langkah awal yang baik dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan 3 juta rumah bagi rakyat Indonesia, sehingga semakin banyak keluarga dapat menikmati hunian yang layak dan kehidupan yang lebih sejahtera,” pungkasnya. (Stefi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA