
Foto : Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.
TULUNGAGUNG,Rajawali1news.com – Setelah 5 bulan lowong, kursi panas Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung akhirnya terisi. Senin 4 Mei 2026, Plt Bupati Ahmad Baharudin, SM, MM, secara resmi melantik Kadisnakertrans Drs. Tri Hariadi, http://M.Si sebagai Penjabat Sekdakab Tulungagung.
Acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Tampak hadir menyaksikan Ketua DPRD Marsono, Staf Ahli, Asisten, dan segenap Kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung.
Plt Bupati Baharudin menyebut pelantikan Pj Sekda sebagai langkah strategis untuk mengisi jabatan yang kosong sejak 12 Desember 2025. Ia memastikan pengangkatan Tri Hariadi sudah mengantongi restu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai wakil pemerintah pusat.
Menurut Baharudin, Sekda punya peran vital sebagai penggerak utama administrasi pemerintahan dan koordinator seluruh perangkat daerah. Kehadiran Pj Sekda dinilai krusial untuk menjaga stabilitas dan efektivitas birokrasi.
Dalam sambutannya, Baharudin juga menyinggung dinamika yang tengah dihadapi Pemkab Tulungagung, termasuk “proses pemeriksaan yang masih berlangsung”. Hal itu disebutnya semakin memperkuat urgensi penunjukan Pj Sekda agar roda pemerintahan tetap berjalan profesional dan adaptif.
“Kami harap Pemerintah Kabupaten Tulungagung kedepannya semakin baik dan bersih sehingga bisa mewujudkan masyarakat yang sejahtera mandiri berdaya saing dan berakhlak mulia. Mari kita doakan agar proses hukum yang berjalan segera selesai,” harapnya.
Baharudin berpesan kepada seluruh ASN agar tetap bekerja sesuai peraturan perundang-undangan demi menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara itu Pj Sekda baru, Tri Hariadi, menegaskan pemerintah daerah akan memprioritaskan kelanjutan program yang telah direncanakan pada 2025 sebagai fokus utama di 2026. “Yang jelas, kita akan tetap melanjutkan apa yang sudah direncanakan di tahun 2025, serta memastikan seluruh kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan berjalan lancar,” tuturnya.
Tri mengakui “sejumlah kejadian sempat memengaruhi kondisi psikologis ASN” namun optimistis jajarannya bisa bangkit. “Kami terus memberikan dukungan moral agar semangat dan fokus teman-teman ASN tetap terjaga. Mereka sudah dewasa dan saya yakin bisa melihat ke depan, bukan ke belakang,” tambahnya.
Ia menyebut profesionalisme birokrasi sangat penting. “Birokrasi itu harus profesional karena ASN sudah disumpah untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat,” tandasnya.
Dalam waktu dekat, Sekdakab akan memperkuat koordinasi lintas OPD serta memperbaiki regulasi. Momen kehadiran BPK juga akan dimanfaatkan untuk berdiskusi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. (Bbm)
Tidak ada komentar