
Foto : Kebakaran Dapur MBG di Mojokerto Puri Medali.
MOJOKERTO,Rajawali1news.com — Peristiwa suasana mencekam sempat menyelimuti warga sekitar Dusun/Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa -Timur. Pasalnya, warga setempat dikejutkan dengan adanya suara ledakan keras hingga terjadi kebakaran dari sebuah bangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group yang terletak di Dusun/Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8/2026) malam.

Dapur SPPG tersebut milik pasangan suami – isteri (pasutri) Pangestu – Erista Widya Kristanti warga Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.Peristiwa terjadinya ledakan keras hingga menimbulkan kebakaran di area bangunan SPPG tersebut terjadi sekitar pukul 21.20 WIB.
Situasi saat itu para relawan dapur SPPG sedang melakukan aktivitas dan terdapat 3 pekerja bagian teknisi elpiji dari PT Energi Alam Utama (EAU) sedang melakukan perbaikan dan pengisian gas elpiji yang ada di dalam ruang dekat area dapur pemorsian. Diduga dalam pengisian gas terdapat kemacetan hingga akhirnya terjadi timbul ledakan keras hingga terbakarnya bagian bangunan gedung SPPG tersebut dan mengakibatkan 5 orang pekerja mengalami luka serius.
2 relawan bagian pemorsian yang mengalami luka akibat terkena reruntuhan atap plafon yakni, Maulin Nikmah (35) dan Robiotul Adawyah (33) warga Desa Medali, Kecamatan Puri dievakuasi dibawa ke RS Islam Sakinah, Kecamatan Sooko. 3 pekerja bagian teknisi elpiji mengalami luka bakar hingga diperkirakan 85% dibagian tubuhnya yakni, Edi Suyanto (51) pemilik PT Energi Alam Utama sekaligus teknisi warga Dusun Kalijaring, Desa Mlirip, Kwien Lan (48) warag Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto dan Piter Nando (36) asal Porong, Sidoarjo dievakuasi dilarikan ke RS Gatoel, Kota Mojokerto.
Peristiwa tersebut tidak hanya mengakibatkan ambruk dan terbakarnya bangunan SPPG tersebut, selain mengakibatkan 5 orang pekerja mengalami luka juga berdampak pada bangunan gudang home industri sepatu milik Hj. Saroh yang terdapat di belakang bangunan SPPG juga mengalami ambruknya atap plafon gudang.
Bagianto (62) satpam SPPG Mojokerto Medali Puri warga Jalan Empunala, Kota Mojokerto saat ditemui wartawan mengatakan, saat terjadinya ledakan saya berada di dalam ruang kantor SPPG. Sempat terdengar suara bocornya gas dan sesaat kemudian terjadi ledakan keras yang mengakibatkan 5 orang pekerja mengalami luka dan ambruknya bangunan area SPPG.
Terdapat 4 ruangan bagian atapnya ambrol diantaranya, ruang pemorsian, ruang penyimpanan ompreng, ruang kantor dan ruang untuk rapat. Selain itu, terdapat 2 unit mobil distribusi juga terdampak tertimpa ambrolnya atap.
Terpisah, Kepala SPPG Mojokerto Medali Puri Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Geroldi saat ditemui mengatakan, dapur yang dikelolanya mendistribusikan Makan Bergizi Gratis sebanyak 3700 ompreng ke sebanyak 33 lembaga Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Puri setiap harinya.
“Ada terdapat 9 karyawan relawan bagian persiapan yang sebelum terjadinya musibah kebakaran diantaranya, 8 relawan wanita dan 1 relawan laki laki bagian office boy,” pungkas Geroldi.
Pantauan dilokasi, 2 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan kobaran api yang membakar dibagian gedung bangunan dapur SPPG tersebut diantaranya 1 unit dari Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto dan 1 unit Damkar Gama. (Yanto)
Tidak ada komentar