Kemiskinan Sidoarjo Menurun, Bupati Subandi Perkuat Program

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Okt 2026 14:31 0 3 REDAKSI

Foto : Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn.,

SIDOARJO,Rajawali1news.com – Keberhasilan Kabupaten Sidoarjo dalam menekan angka kemiskinan hingga menyentuh level 4,38 persen pada Maret 2026 mencerminkan efektivitas tata kelola pemerintahan yang konsisten menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Capaian impresif ini menempatkan Sidoarjo sebagai kabupaten dengan persentase penduduk miskin terendah di Jawa Timur serta berada jauh di bawah rata-rata provinsi yang mencapai 9,06 persen. Tren penurunan berkelanjutan dalam satu dekade terakhir ini menjadi bukti nyata keseriusan kepemimpinan daerah dalam mengentalkan program pro-rakyat yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga.

Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa keberhasilan menekan angka kemiskinan tersebut harus terus diperkuat melalui kolaborasi erat dan sinergi yang solid antara jajaran eksekutif dan legislatif. Pemerintah daerah secara konsisten mengoptimalkan berbagai program intervensi nyata, mulai dari perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui dukungan ASN dan Baznas, penyaluran bantuan kursi roda dan sembako, hingga pengawalan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

“Program yang sudah menjadi visi dan misi harus benar-benar menyentuh masyarakat. Eksekutif dan legislatif harus bekerja sama untuk menekan angka kemiskinan di Sidoarjo,” ujar Subandi.

Komitmen memperkuat jaring pengaman sosial juga diarahkan pada peningkatan kesejahteraan aparatur penunjang pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah. Kebijakan penyesuaian pendapatan bagi pegawai paruh waktu dan honorer dirancang secara seksama agar selaras dengan standar garis kemiskinan rumah tangga, sehingga seluruh elemen penggerak birokrasi turut merasakan kepastian kesejahteraan. Langkah strategis melalui pasar murah dan stabilisasi harga juga disiapkan secara matang untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

“Saya juga akan membahas lebih lanjut dengan Pak Sekda nanti terkait kesejahteraan pegawai paruh waktu dan honorer di Sidoarjo. Insya Allah tahun depan akan ada kenaikan gaji untuk temen-temen PPPK paruh waktu,” jelasnya.

Langkah progresif yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini diharapkan mampu menciptakan fondasi ekonomi yang semakin kokoh dan berkeadilan. Konsistensi dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial serta memperkuat sinergi lintas sektor akan terus dikawal demi mewujudkan kemandirian masyarakat secara menyeluruh di Kota Delta.(YG)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA