Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Wakil Bupati Kabupaten Sumenep Menekankan Kedisplinan ASN

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Nov 2026 14:12 0 11 REDAKSI

Foto : Wakil Bupati Kabupaten Sumenep KH. Imam Hasyim saat memimpin Upacara.

SUMENEP,Rajawali1news.com – Peringatan HSN 2026, mulai dari penegakan disiplin aparatur sipil negara (ASN) hingga kewajiban mengenakan busana santri. Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan saat menghadiri apel HSN di halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (19/10/2026)

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 41 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Santri Nasional, berlaku mulai 19 hingga 22 Oktober 2026 sebagai bentuk penghargaan terhadap peran santri dan ulama memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Imam Hasyim meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, membangun kedisiplinan dari kesadaran pribadi, bukan semata-mata karena takut diawasi atasan. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan harus tercermin dalam rutinitas kerja sehari-hari. Mulai dari ketepatan waktu hadir di kantor, penggunaan pakaian dinas sesuai ketentuan, hingga sikap profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. disampaikan Imam Hasyim saat apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (19/10/2026).

Upacara gabungan yang digelar di lingkungan Pemkab Sumenep tersebut dipimpin langsung oleh Imam Hasyim. Sementara Moh. Ramli, S.Sos., M.Si., bertindak sebagai pemimpin upacara.

Kegiatan itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., para asisten, staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat eselon III dan IV, serta ASN di lingkungan Pemkab Sumenep.

Dalam amanatnya, Imam Hasyim terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Manusia mempunyai rencana, tetapi Allah SWT yang menentukan. Saya memohon maaf atas ketidakhadiran Bapak Bupati Sumenep,” ujarnya.

Seluruh ASN berkomitmen disiplin dan tanggung jawab menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, sehingga pelaksanaan program bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Wabup Imam juga menekankan pentingnya peran pimpinan OPD dalam membentuk lingkungan kerja yang tertib. Peringatan Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Sumenep berharap nilai-nilai perjuangan dan pengabdian para santri dapat menjadi inspirasi bagi aparatur untuk meningkatkan integritas, memperkuat kedisiplinan, serta menjalankan tugas secara profesional demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Akbar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA