Tulungagung,Rajawali1news.com – Dalam rangka membangun karakter peserta didik menuju Indonesia Emas 2045 dalam bidang Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Dinas Pendidikan kabupaten Tulungagung gelar Pelatihan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH). Program ini merupakan inisiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dimana SAIH nantinya menjadi rutinitas di satuan pendidikan mulai dari jenjang TK hingga SMP, bahkan SMA. Adapun kegiatan tersebut dihadiri seluruh perwakilan tenaga pengajar PJOK SD dan SMP se-kabupaten dalam lingkup dinas pendidikan kabupaten Tulungagung – Jawatimur, Selasa (11/2).
Berada di Aula gedung Dinas Pendidikan kabupaten Tulungagung, kegiatan Pelatihan yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 – 13.00 WIB tersebut dibuka langsung oleh kepala dinas pendidikan Tulungagung, Rahadi Puspita Bintara dan dihadiri pula kepala sekolah SMP serta seluruh tenaga pengajar PJOK SMP Negeri maupun Swasta di kabupaten Tulungagung.
Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Tulungagung, Rahadi Puspita Bintara mengatakan, kegiatan yang ada merupakan kegiatan daripada MGMP PJOK SMP kabupaten Tulungagung.
“Jadi kegiatan ini tidak terbatas pada
kegiatan profesi untuk peningkatan kompetensi dan kinerja guru PJOK dari beberapa rencana kerja kegiatan yang dilaksanakan memasuki semester 2 ini, salah satunya adalah “Pelatihan Senam Anak Indonesia Hebat“ bagi guru PJOK SMP se – kabupaten Tulungagung,” ungkap Rahadi.
Selain itu, Rahadi melanjutkan, bahwa praktik SAIH ini sangat baik dilaksanakan di sekolahnya utamanya terhadap siswa. “Senam Anak Indonesia Hebat ini sangat representatif bagi siswa, selain untuk membangkitkan semangat peserta didik dalam menggerakkan badan atau berolahraga juga bisa lebih meningkatkan semangat untuk beraktivitas baik di sekolah maupun di rumah,” lanjut dia.
“Seharusnya SAIH telah kami lakukan sejak awal Januari tahun 2025 melalui tutorial video. Program ini sangat penting guna menciptakan generasi emas Indonesia, dengan diberlakukan SAIH dan dilaksanakan secara terus menerus akan membentuk karakter dasar sebagai calon generasi emas Indonesia,” Rahadi menambahkan.
Selain itu Rahadi menilai bahwa dari pelaksanaan SAIH peserta didik dapat mengambil nilai-nilai positif, yang di antaranya yaitu disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Ia menyebut, pelaksanaan SAIH merupakan langkah awal dalam membentuk generasi hebat yang sehat jasmani dan rohani.
“Yang jelas gurunya dulu yang mempelajari Senam anak Indonesia Sehat ini, baru nanti kalau sudah mahir maka akan diajarkan kepada siswa. Dan menurut saya dengan sehat jasmani dan rohani, anak anak Indonesia akan lebih siap dalam menghadapi tantangan ke depan, karena SAIH merupakan wadah untuk menjadikan anak Indonesia menjadi generasi yang hebat untuk menuju masa depan yang lebih gemilang,” tutupnya.
Ditempat terpisah usai pelatihan, Ketua MGMP PJOK SMP, Maryono, S.Pd menilai, pelaksanaan SAIH melahirkan efek yang sangat baik untuk murid di sekolah. “Setelah kegiatan SAIH, saya yakin para murid terlihat lebih disiplin hadir disekolah, ceria, dan semangat mengikuti di kelas,” ucapnya.
Selain itu guru pengajar PJOK SMPN 5 Tulungagung ini berkeyakinan SAIH ini nanti dampaknya sangat positif pula.
“Dari prediksi kami, setelah pelaksanaan SAIH disekolah, berdampak pada para murid akan datang di sekolah lebih awal, sehingga mengurangi kecenderungan terlambat hadir di sekolah. Lebih dari itu, pesan yang disampaikan dalam lagu-lagu SAIH adalah sangat positif, sehingga menambahkan kepedulian para murid terhadap musik tanah air,” tutup Maryono. (Bamb)
Tidak ada komentar