
Tulungagung,rajawali1news.com -Komitmen meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan terus didorong di Kabupaten Tulungagung. Hal itu tampak dalam kegiatan Pendidikan dan Latihan Perkoperasian bertajuk Pelatihan Manajemen Koperasi untuk Peningkatan SDM Pengurus, yang digelar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada 8–9 Desember 2025 di Azana Style Hotel Tulungagung, Senin(8/12/2025).

Kegiatan ini diikuti puluhan pengurus koperasi dari berbagai desa dan kelurahan. Mereka mendapatkan materi intensif mengenai tata kelola koperasi modern, manajemen organisasi, pelayanan anggota, strategi pengembangan usaha, hingga pemahaman regulasi terbaru yang wajib dipatuhi koperasi. Pelatihan dikemas dalam bentuk kelas materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi praktik agar peserta benar-benar memahami standar operasional koperasi yang profesional.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (UMKM) Kabupaten Tulungagung, Dr. Slamet Sunarto, M.Si., hadir, Senin(8/12/2025),memberikan arahan langsung kepada para peserta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa koperasi desa/kelurahan memiliki potensi besar sebagai pilar ekonomi rakyat, namun tetap membutuhkan pengelolaan yang akuntabel serta pengurus yang memahami manajemen modern.
Koperasi hari ini tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama. Pengurus harus memiliki kompetensi, memahami aturan, mampu menyusun rencana kerja, serta menjaga kepercayaan anggota. Jika tata kelola kuat, maka koperasi akan bertahan dan berkembang,” tegasnya.
Dr. Slamet juga menambahkan bahwa dinas terus mendorong peningkatan kualitas koperasi melalui berbagai program pembinaan, workshop, asistensi kelembagaan, hingga fasilitasi usaha. Tujuannya adalah memastikan koperasi di Tulungagung tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga sehat secara operasional dan mampu memberi manfaat nyata bagi anggotanya.
Para peserta menilai pelatihan ini sangat membantu, terutama dalam memahami peran strategis pengurus. Banyak dari mereka mengaku selama ini masih mengandalkan pola kerja tradisional, sehingga pelatihan seperti ini membuka wawasan baru mengenai manajemen keuangan koperasi, penyusunan laporan pertanggungjawaban, pengelolaan unit usaha, hingga teknik memaksimalkan partisipasi anggota.
Dengan metode pembelajaran yang aplikatif, peserta merasa lebih siap untuk menerapkan ilmu tersebut dalam struktur koperasi masing-masing. Simulasi yang diberikan juga membantu peserta memahami bagaimana menyusun rencana kerja, menilai kelayakan usaha, hingga menangani permasalahan internal dengan efektif.
Pelatihan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat gerakan koperasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota. Penyelenggara berharap seluruh peserta dapat membawa pembaruan di koperasi masing-masing, sehingga koperasi desa/kelurahan Merah Putih mampu menjadi contoh koperasi yang sehat dan modern di Tulungagung.
Dengan peningkatan kapasitas SDM pengurus, keberadaan koperasi desa/kelurahan diharapkan semakin dipercaya masyarakat dan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal di tengah persaingan dan tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Tidak ada komentar