Pemda Donggala Melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Musrenbang

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Mar 2026 17:58 0 35 REDAKSI

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Musrenbang.

DONGGALA,rajawali1news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Donggala melaksanakan kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Tematik Stunting Kabupaten Donggala Tahun 2026. Berlangsung di Ruang Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Kamis (12/03/2026) siang, dibuka oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, SE.

Turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Donggala, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Dr H Rustam Efendi, Kepala Bapedda donggala Gozal Ramli Syah, parah Asisten, Staf Ahli, Seluruh Pimpinan OPD Kabupaten Donggala, Ketua TP-PKK Kabupaten Donggala, Ketua Satgas Stunting Kabupaten Donggala, Para Camat Se-Kabupaten Donggala, Kepala Puskesmas, Kepala Desa, Kader Posyandu.

Dalam sambutannya, Bupati Vera mengatakan stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi persoalan masa depan generasi kita. Jika tidak ditangani secara serius, stunting akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah kita di masa yang akan datang.

“Stunting adalah persoalan masa depan. Jika tidak ditangani serius, kualitas generasi kita di masa depan akan terhambat. Ini adalah agenda prioritas nasional demi menyiapkan generasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045, dan kita harus menerjemahkannya dalam aksi nyata di Kabupaten Donggala,” tegas Bupati.

Di kabupaten donggala sendiri, target prevalensi stunting pada tahun 2026 ditetapkan 24,3 persen, sementara capaian kita saat ini masih berada di angka 29,6 persen. artinya, kita masih memiliki pekerjaan besar yang harus diselesaikan bersama.

“Saya ingin menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia harus dikerjakan secara terpadu, mulai dari pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, akses air bersih dan sanitasi, hingga penguatan peran keluarga dan edukasi masyarakat”, tegas Bupati.

Bupati berharap melalui pra musrenbang tematik ini dapat menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, serta memastikan program yang direncanakan benar-benar fokus pada lokasi dan keluarga yang paling membutuhkan.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menekan angka stunting sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Donggala menyerahkan penghargaan kepada tiga kecamatan terbaik, yaitu:

Terbaik I: Kecamatan Sojol
Terbaik II: Kecamatan Sindue Tobata
Terbaik III: Kecamatan Tanantovea

Acara ditutup dengan semangat kebersamaan untuk mewujudkan Donggala yang bebas stunting demi masa depan anak-anak yang lebih cerah, urainya. (Alir)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA