
Foto : Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. dalam acara Sinergitas Warga Besuki Jogo Tulungagung.
TULUNGAGUNG, Rajawali1news.com – Angin laut Pantai Klatak hari ini terasa beda.
Bukan karena ombaknya, tapi karena semangat yang dibawa ratusan warga Besuki yang berkumpul di Pendopo Pantai Klatak, Desa Keboireng.
Hari ini digelar acara “Sinergitas Warga Besuki Jogo Tulungagung”. Dan yang bikin merinding, hadir langsung Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. untuk menggaungkan satu pesan penting: Jogo Tulungagung. Kamis (3/9/2026).
Acara ini diinisiasi Camat Besuki. Turut hadir Plt. Kepala Dinas PMD, Forkopimcam Besuki, unsur TNI AL dan Polairud, para Kades se-Kecamatan Besuki, tokoh agama, hingga perwakilan Paguyuban Pencak Silat Cipto Rukun. Komplit. Karena menjaga Tulungagung memang tugas kita bersama.
Di hadapan warga, Plt. Bupati menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan kemarin harus dimaknai dengan tindakan nyata. Bukan hanya upacara. Tapi dengan kekompakan, dengan menjaga lingkungan, dengan bergotong royong.
“Mbah-mbah kita dahulu berjuang melawan penjajah. Sekarang kita sudah merdeka, jangan sampai ada perusak yang masuk ke wilayah kita. Kita sebagai penerus memiliki tugas untuk merawat alam semesta, baik secara fisik maupun secara sosial,” tegas Ahmad Baharudin.
Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kompak demi menjaga stabilitas dan Kamtibmas di wilayah Besuki khususnya. Karena Tulungagung yang aman, adalah Tulungagung yang bisa maju.
Suasanane guyub. Ada TNI, ada Polisi, ada perangkat desa, ada tokoh silat, ada warga biasa. Semua duduk satu pendopo, memandang laut yang luas. Pesan e sederhana tapi dalam: Jogo Tulungagung bukan slogan. Ini adalah aksi nyata membentengi kota dari hal-hal negatif.
“Keamanan, ketertiban, dan kenyamanan kota adalah tanggung jawab kita bersama,”. Kalimat itu yang terus diulang. Karena kalau bukan kita yang jaga, siapa lagi?
Dari Pantai Klatak hari ini, kita belajar lagi. Bahwa gotong royong itu bukan warisan kuno. Gotong royong adalah roh kehidupan. Modal sosial untuk membuat Tulungagung tetap ayem, tentrem, dan sejahtera.
Karena pada akhirnya, menjaga Tulungagung dimulai dari menjaga tetangga kita.
Menjaga desa kita. Menjaga laut kita. Jogo Tulungagung, Jogo Masa Depan. (BB)
Tidak ada komentar