Ciptakan Fondasi Kuat Anak Bangsa, Bakesbangpol Tulungagung Gelar Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan untuk Generasi Muda

waktu baca 3 menit
Jumat, 13 Mar 2026 08:34 0 26 REDAKSI

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Bhineka (UBHI) PGRI

TULUNGAGUNG,Rajawali1news.com — Dalam rangka penguatan nilai-nilai kebangsaan terhadap generasi muda, pemerintah kabupaten Tulungagung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan untuk Membangun Generasi Muda Berkarakter dan Berwawasan Kebangsaan Tahun 2026, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Bhineka (UBHI) PGRI Tulungagung ini diikuti oleh para tokoh pemuda serta peserta sosialisasi dari berbagai kalangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bakesbangpol Tulungagung Agus Prijanto Utomo, S.E., Danramil 0807/03 Kedungwaru Tulungagung Kpt Inf Edi Mulyono, serta akademisi dari Universitas Bhineka PGRI Tulungagung Andreas Andrie Djatmiko, S.H., M.Hum. Dengan dihadiri juga oleh Sekretaris dan para Kepala Bidang di Kesbangpol Kabupaten Tulungagung.

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut guna menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda agar memiliki karakter kuat, cinta tanah air, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Kepala Bakesbangpol Tulungagung Agus Prijanto Utomo menyampaikan bahwa saat ini masyarakat menghadapi berbagai perubahan sosial yang sangat cepat.

“Seiring dengan kemajuan tehnologi, saat ini perubahan sosial di masyarakat kita sangat luar biasa, terutama pada generasi muda kita, ” ucapnya.

Menurutnya, globalisasi, kemajuan teknologi informasi, serta perkembangan media sosial membawa banyak manfaat, namun juga menghadirkan efek tantangan serius bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Di tengah dinamika perkembangan zaman saat ini, kita menyaksikan berbagai perubahan sosial yang sangat cepat. Globalisasi, kemajuan teknologi informasi, serta perkembangan media sosial telah membawa banyak manfaat, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan serius bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Dirinya memaparkan, berbagai fenomena seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, radikalisme hingga polarisasi sosial sering kali dipicu oleh informasi yang tidak benar dan disebarkan secara masif di ruang digital. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan nyata bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, masih Agus Prijanto menambahkan, generasi muda juga dihadapkan pada tantangan degradasi moral, lunturnya nilai-nilai kebangsaan, serta semakin berkurangnya pemahaman terhadap ideologi negara dan jati diri bangsa.

“Jika hal ini tidak kita tangani bersama, maka akan berpengaruh terhadap kualitas generasi penerus bangsa di masa depan,” paparnya.

Agus menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi yang kuat sebagai bangsa, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, harus terus ditanamkan kepada generasi muda agar memiliki karakter kebangsaan yang kuat, cinta tanah air, serta mampu menjaga keberagaman.

“Persatuan di tengah generasi muda merupakan aset strategis bangsa. Di tangan generasi mudalah masa depan Indonesia akan ditentukan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa generasi muda tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga harus memiliki karakter, integritas, serta wawasan kebangsaan yang kuat.

Melalui kegiatan ini, Bakesbangpol Tulungagung berharap generasi muda dapat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta memiliki kesadaran untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.

Agus juga menekankan bahwa penguatan nilai-nilai kebangsaan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk membimbing, mendampingi, dan memberikan ruang bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap bangsa dan negara,” pungkasnya.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir generasi muda Kabupaten Tulungagung yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga memiliki semangat nasionalisme yang tinggi, menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. (bam)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA