Bupati Iksan Dorong Produk Morowali Masuk Ritel Modern

waktu baca 3 menit
Jumat, 13 Mar 2026 22:27 0 17 REDAKSI

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf

MOROWALI,rajawali1news.com – Bupati Iksan juga mendorong produk lokal agar mampu menembus pasar ritel modern.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Morowali mulai menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat posisi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menegaskan komitmen tersebut saat menutup kegiatan Tebar Harian Ramadan (THR) Culinary Zone 2026 di Hotel Grand Aurel, Kamis (12/3/2026). Pada kesempatan itu, Bupati Iksan dorong produk UMKM Morowali agar tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi juga masuk ke jaringan ritel modern.

Menurutnya, kebangkitan UMKM menjadi salah satu agenda utama pembangunan ekonomi daerah. Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha kecil. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap UMKM mampu tumbuh mandiri sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

“Saya ingin sampaikan kepada bapak dan ibu, saya sudah memberikan instruksi bagaimana pelaku UMKM itu harus dibangkitkan supaya mereka bisa hidup sendiri,” ujar Iksan.

Produk Lokal Morowali Disiapkan Masuk Ritel Modern
Selanjutnya, pemerintah daerah mulai membuka peluang bagi produk UMKM Morowali untuk masuk ke jaringan ritel modern seperti Alfamidi. Langkah ini menjadi strategi penting agar produk lokal memiliki akses pasar yang lebih luas.

Dalam konteks itu, Bupati Iksan dorong produk UMKM Morowali agar mampu memanfaatkan kehadiran ritel modern sebagai ruang promosi sekaligus pasar baru. Bahkan, pemerintah daerah menilai jaringan ritel modern memiliki peran strategis dalam mempertemukan produk lokal dengan konsumen secara lebih luas.

Karena itu, Pemkab Morowali terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar produk UMKM dapat masuk ke sistem distribusi ritel modern. Dengan demikian, produk lokal tidak hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih besar.

Etalase Khusus UMKM Ditargetkan Hadir 2027
Selain membuka akses pasar, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah lanjutan berupa penyediaan etalase khusus produk UMKM di gerai ritel modern. Program ini ditargetkan mulai hadir pada 2027.

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Iksan dorong produk lokal Morowali agar memiliki ruang promosi permanen di pusat perbelanjaan. Dengan begitu, masyarakat dapat lebih mudah menemukan sekaligus mengenal berbagai produk UMKM daerah.

“Sehingga dengan banyaknya Alfamidi itu, insyaallah nanti 2027 etalase itu sudah disiapkan,” tegas Iksan.

Sejumlah UMKM Morowali Dinilai Siap Naik Kelas, Bupati Iksan Dorong Produk Lokal Tembus Ritel Modern
Di sisi lain, pemerintah daerah menilai sejumlah pelaku UMKM Morowali telah memiliki produk yang memenuhi standar kualitas. Oleh karena itu, peluang untuk memperluas pasar dinilai semakin terbuka.

Iksan menjelaskan beberapa produk lokal bahkan sudah layak dipasarkan di pusat perbelanjaan modern. Kondisi ini menunjukkan bahwa UMKM Morowali mulai berkembang dan siap naik kelas.

“Beberapa pelaku UMKM kita sudah memenuhi standar. Mereka ini harus benar-benar terekspos kuat di berbagai usaha, termasuk di pusat-pusat perbelanjaan,” pungkasnya. (Stefi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA