Puluhan Tahun Menanti Terang, Warga Desa Simpang Bunga Tanjung Berharap Aliran Listrik Segera Hadir

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Jul 2026 16:53 0 11 REDAKSI

Foto : Desa Simpang Bunga Tanjung, Kecamatan Kapuas Kuala.

KAPUAS,Rajawali1news.com – Gemerlap pembangunan yang terus berkembang di kawasan perkotaan Kabupaten Kapuas dinilai belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat di wilayah pelosok. Salah satu contohnya adalah Desa Simpang Bunga Tanjung, Kecamatan Kapuas Kuala, yang hingga kini masih belum menikmati aliran listrik.

Kondisi tersebut menjadi harapan besar masyarakat agar mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kapuas. Warga berharap pemerataan pembangunan tidak hanya terfokus di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau desa-desa yang masih tertinggal dari sisi infrastruktur dasar.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Simpang Bunga Tanjung mengungkapkan keprihatinannya atas belum tersedianya jaringan listrik di desanya.

“Sampai hari ini desa kami belum memiliki aliran listrik. Kami sangat berharap pemerintah dapat memberikan perhatian agar masyarakat di sini juga bisa menikmati fasilitas dasar seperti daerah lain,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran listrik akan membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat. Mayoritas warga yang berprofesi sebagai nelayan dan pekebun dapat memanfaatkan listrik untuk meningkatkan produktivitas, termasuk melakukan berbagai aktivitas ekonomi pada malam hari.

Selain itu, listrik juga akan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan dan pembinaan keagamaan. Anak-anak dapat belajar dan mengaji pada malam hari dengan lebih nyaman sesuai jadwal yang telah ditentukan, tanpa terkendala minimnya penerangan.

Menanggapi kondisi tersebut, tokoh masyarakat Kabupaten Kapuas, H. Dedy Kelana, menilai pembangunan daerah perlu menerapkan prinsip pemerataan agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kapuas di bawah kepemimpinan Kapuas Bersinar telah menunjukkan berbagai kemajuan, khususnya dalam pembangunan dan pertumbuhan kawasan perkotaan. Namun demikian, ia berharap pembangunan juga diarahkan secara lebih merata hingga ke wilayah-wilayah pelosok.

“Kami mengakui banyak kemajuan pembangunan yang telah dicapai. Namun, pembangunan juga harus menyentuh desa-desa yang masih membutuhkan perhatian, terutama terkait infrastruktur dasar seperti listrik. Pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas,” kata H. Dedy Kelana.

Ia berharap penyediaan aliran listrik bagi Desa Simpang Bunga Tanjung dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan ke depan. Dengan demikian, masyarakat di wilayah tersebut memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas hidup, pendidikan, dan perekonomian.

Bagi warga Desa Simpang Bunga Tanjung, hadirnya listrik bukan sekadar penerangan, melainkan simbol pemerataan pembangunan dan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga ke pelosok Kabupaten Kapuas. (Dy)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA