“Dari Pendopo, Plt Bupati Lepas Kontingen Piala Soeratin U-13 & U-15 Tulungagung Menuju Jember” Anak-Anak Ngrowo Berangkat Bawa Mimpi Satu Kabupaten

waktu baca 3 menit
Selasa, 1 Sep 2026 11:10 0 1 REDAKSI

Foto : Kontingen Piala Soeratin U-13 & U-15 Kabupaten Tulungagung resmi dilepas untuk bertanding di Jember

TULUNGAGUNG,Rajawali1news.com – Selasa pagi, 1 September 2026. Matahari baru naik, tapi halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso sudah ramai. Ada yang sibuk cek perlengkapan, ada yang selfie terakhir sebelum berangkat, ada pula orang tua yang diam-diam menyeka air mata. Hari ini bukan hari biasa. Hari ini adalah hari keberangkatan.

Di bawah langit Tulungagung, PLT Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. berdiri di depan barisan. Di hadapannya ada puluhan anak muda berseragam merah kebanggaan. Mereka adalah Kontingen Piala Soeratin U-13 & U-15 Kabupaten Tulungagung yang hari ini resmi dilepas untuk bertanding di Jember.

Suasana terasa berbeda. Biasanya Pendopo digunakan untuk rapat dan pertemuan resmi. Tapi pagi itu, Pendopo berubah menjadi tempat melepas mimpi. Mimpi anak-anak Ngrowo yang akan menguji diri di ajang bergengsi tingkat regional.

Dengan suara tenang namun penuh wibawa, PLT Bupati menyampaikan amanat pelepasan.
“Anak-anakku, hari ini kalian tidak berangkat sendirian. Kalian berangkat membawa nama Tulungagung. Membawa harapan orang tua, pelatih, dan seluruh masyarakat. Jaga sikap, jaga kesehatan, dan jaga kekompakan sebagai satu tim,” ujarnya.

Beliau menekankan bahwa sepakbola bukan hanya tentang menang dan kalah. Lebih dari itu, ini tentang mental. Tentang bagaimana seorang anak muda belajar disiplin, belajar kerja sama, dan belajar menghargai proses.
“Hasil akhir itu urusan nanti. Yang paling penting adalah bagaimana kalian bertanding dengan hati. Bermain sportif, menghormati lawan, dan pulang dengan kepala tegak karena sudah berjuang maksimal,” lanjutnya.

Piala Soeratin memang dikenal sebagai kawah candradimuka. Dari sinilah lahir pemain-pemain hebat yang kemudian mengharumkan nama daerah bahkan nama bangsa. Dan tahun ini, Tulungagung tidak main-main. Dua tim sekaligus diberangkatkan: U-13 dan U-15. Artinya ada dua harapan besar yang dititipkan ke Jember.

Sebelum bus meninggalkan halaman Pendopo, momen haru tak terhindarkan. Satu persatu pemain maju bersalaman dan sungkem kepada PLT Bupati. Ada yang menunduk dalam, ada yang mengusap mata. Di sisi lain, para orang tua hanya bisa melepas dengan doa. “Le, main sing apik nggeh. Jogo jeneng apik Tulungagung,” bisik seorang ibu sambil melambaikan tangan.

Tepat pukul 09.00 WIB, klakson bus berbunyi. Perlahan kendaraan itu meninggalkan Pendopo, meninggalkan kota, menuju laga. Di dalam bus, anak-anak itu membawa lebih dari sekadar bola dan sepatu. Mereka membawa semangat, membawa nama baik, dan membawa mimpi satu kabupaten.

Karena pada akhirnya, yang kita lepas hari ini bukan hanya tim sepakbola.
Yang kita lepas adalah masa depan. Adalah bukti bahwa Tulungagung punya generasi yang berani bermimpi, berani berjuang, dan siap mengharumkan Ngrowo di mana pun berada. (BB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA