
PULANG PISAU,Rajawali1news.com -Berdasarkan pantauan media sejak bulan Januari 2025 sampai Juli 2025 beberapa titik desa di areal banyak lampu jalan umum banyak yang mati khususnya di kelurahan Bereng kecamatan Kahayan Hilir Pulang’ Pisau Kalimantan Tengah.

Terlebihnya terdapat di desa kelurahan Bereng kecamatan Kahayan Hilir kabupaten Pulang’ Kalimantan Tengah,sering kali mengalami pemadaman atau lampu PJU banyak tak terawat atau di perhatikan dinas terkait sampai saat ini Senin 7 Juli 2025.

Saat di konfirmasi Kabid Anas melalui WhatsApp pada hari ini (Senin 7/7/2021) pada pukul 13.23 Anas Taru Tata Ruang: Info dari pak Arnayan bahwa tim sudah mengecek dan mengganti MCB di lokasi, terdapat beberapa bohlam yang mati, dan besok akan diganti karena tadi kondisi hari ini hujan.
Anas Taru menambahkan sudah mengecek lokasi, untuk pergantian rencana dilaksanakn besok.
“Eronisnya titik lampu atau PJU tersebut sudah lama padam atau tidak menyala di karenakan kurangnya perhatian oleh dinas terkait, bahkan kelurahan Bereng di jalan Hm.Sanusi (cukai) salah satu asal mula Pulang Pisau dan salah satunya Desa tertua yang mempunyai legenda tersendiri di daerah tersebut, bahkan sungai Sesenut masih ada sampai saat ini dinamakan Sungai Pulang Pisau, serta berbatasan RT 07 dan RT 08 bahkan padat dari penduduk yang bnyak beraktifitas sehingga kalau di malam hari menjadi gelap gulita yang bisa membahayakan pejalan kaki yang keluar rumah untuk mencari kebutuhan lainnya.
Salah satu masyarakat yang bernama Mamat mengatakan yang tidak jauh dari areal PJU tersebut sangat berharap kepada pemerintah dan secepatnya memperhatikan lampu kami ini, bahkan dia menambahkan PJU tersebut di Daerah kelurahan Bereng sudah lama tidak menyala.
“Saya berharap kepada pemerintah Daerah khusus Bupati Pulang Pisau H.Ahmad Fifa’i agar kiranya segera mengingatkan kembali Dinas PUPR untuk memperhatikan PJU yang lama mati, sehingga tidak terulang cukup lama, sehingga masyarakat setempat tidak ada gendala penerangan lagi, apalagi disaat ada acara kematian dan lainnya seperti ini sehingga beraktivitas kami tak ada yang bisa membahayakan pejalan kaki maupun yang ada di kawasan jalan tersebut,” pungkasnya berharap. (RHN)
Tidak ada komentar