Langkah Nyata Tekan Angka Stunting, Pemkab Pulang Pisau Galang Gerakan Serentak Intervensi Spesifik di Desa Buntoi

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Okt 2025 19:52 0 28 REDAKSI

PULANG PISAU,Rajawali1news.com – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menunjukkan komitmen kuat dalam menurunkan angka stunting melalui peluncuran gerakan serentak intervensi spesifik yang digelar di Rumah Bambu, Desa Buntoi. Program ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen daerah untuk bersatu menekan kasus gizi kronis yang masih membayangi masa depan anak-anak Pulang Pisau.

Wakil Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Jayadi Karta, yang hadir mewakili Bupati H. Ahmad Rifa’i, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Jayadi menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin sekadar menjalankan program seremonial, tetapi berfokus pada hasil nyata melalui aksi kolaboratif lintas sektor.

“Penanganan stunting ini bukan tugas satu instansi, tetapi gerakan bersama. Saat ini ada sembilan desa lokus stunting dengan 462 anak terdampak. Melalui pemberian asupan gizi, vitamin, serta edukasi keluarga, kita targetkan angka stunting di Pulang Pisau turun dari 27,9 persen menjadi di bawah 20 persen pada tahun 2025,” tegas Jayadi, Senin 20 Oktober 2025.

Kegiatan yang dihadiri para kepala perangkat daerah, TP-PKK, kader kesehatan, dan tim pendamping keluarga (TPK) ini memfokuskan intervensi pada layanan pemeriksaan ibu hamil, pemberian suplemen gizi, serta penyuluhan kesehatan yang menyasar langsung ke keluarga.

Wabup menambahkan, Pemkab Pulang Pisau juga memperkuat langkah ini melalui kemitraan strategis bersama Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) dan dukungan dari lima perusahaan yang menyalurkan bantuan melalui program tanggung jawab sosial (CSR).

“Perusahaan-perusahaan di Pulang Pisau juga turut ambil bagian dalam gerakan ini. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap generasi masa depan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat,” ujar Jayadi.

Ia menilai, keberhasilan menurunkan angka stunting akan berdampak luas terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah, terutama dalam mendukung visi besar mewujudkan Pulang Pisau yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Dengan sinergi kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau optimistis target penurunan stunting dapat tercapai lebih cepat, menjadikan daerah ini sebagai contoh keberhasilan dalam percepatan pembangunan manusia di Kalimantan Tengah. (RHN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA