Gubernur Jatim Hadiri Festival Mangrove VIII di Bangkalan: Sinergi Pelestarian Alam Semakin Kuat

waktu baca 3 menit
Selasa, 4 Nov 2025 07:53 0 45 REDAKSI

BANGKALAN,rajawali1news.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan kembali menjadi tuan rumah kegiatan lingkungan berskala provinsi. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir langsung pada Festival Mangrove VIII yang digelar di Pantai Desa Martajasah, Senin (3/11).

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur, sekaligus menjadi ajang kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ekosistem pesisir.

Festival yang diwarnai dengan kehadiran musisi Kaka Slank dan berbagai komunitas scooter ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, seniman, dan masyarakat dalam menguatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas kerja sama lintas sektor yang terus berkembang.
“Sinergisitas semakin meluas. Kehadiran Kaka Slank dan komunitas masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan kini telah menjadi gerakan bersama,” ujarnya.

Menurut Gubernur Khofifah, kegiatan tahun ini tidak hanya fokus pada penanaman mangrove, tetapi juga dilakukan pelepasan burung dan kepiting sebagai bagian dari upaya menyeimbangkan ekosistem pesisir.
“Bibit pohon mangrove yang ditanam disesuaikan dengan luas area. Ini menunjukkan kepedulian yang semakin meningkat dari masyarakat Bangkalan,” imbuhnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa luas lahan mangrove di Jawa Timur saat ini telah mencapai 51 persen, berkat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Kehadiran Kaka Slank menjadi penyemangat bagi warga untuk terus menjaga lingkungan, tidak hanya saat acara berlangsung, tetapi juga berkelanjutan,” tambahnya.

Selain itu, Gubernur Khofifah menjelaskan pentingnya pohon mangrove yang memiliki daya serap karbon dioksida 4–5 kali lebih tinggi dibanding jenis pohon lainnya. Ia juga menyebut akan menambah penanaman cemara udang, tanaman pesisir yang cocok untuk wilayah pantai Bangkalan.

“Kami akan terus menanam, termasuk cemara udang yang juga cocok untuk daerah ini,” ujarnya menutup sambutan.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim, menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Gubernur Jatim dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, Festival Mangrove VIII menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dan kesadaran ekologis masyarakat Bangkalan.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Ibu Gubernur terhadap Bangkalan. Kehadiran beliau bersama seniman nasional seperti Kaka Slank menambah semangat masyarakat kami untuk terus menjaga pesisir dan lingkungan,” ujar Bupati Lukman.

Ia menegaskan, kawasan pesisir Bangkalan memiliki potensi besar untuk menjadi pusat edukasi dan konservasi mangrove di Jawa Timur.
“Bangkalan tidak hanya menjadi lokasi penanaman, tetapi juga pusat pembelajaran dan pelestarian mangrove. Kami ingin generasi muda tumbuh dengan kesadaran bahwa menjaga alam adalah bagian dari menjaga masa depan,” tegasnya.

Bupati juga berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, termasuk pelajar, nelayan, dan komunitas lokal.
“Semangat gotong royong inilah yang membuat Bangkalan kuat. Dengan sinergi seperti ini, saya yakin Bangkalan akan menjadi daerah pesisir yang hijau, lestari, dan berdaya,” pungkasnya
(Wie)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA