
Foto : Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, dalam pertemuan bersama tim BPJN Sulawesi Tengah di Tinompo.
TINOMPO,Rajawali1news.com – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara resmi menerima hibah berupa jembatan rangka baja Callender Hamilton eks Jembatan Tawaeli I dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan kesediaan menerima hibah serta tanggung jawab pelaksanaan dan pemanfaatan aset oleh Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, dalam pertemuan bersama tim BPJN Sulawesi Tengah di Tinompo, Kamis pagi (7/5).

Tim BPJN Sulawesi Tengah yang hadir dalam agenda tersebut terdiri dari Victor Ridho Tambunan selaku Penata Layanan Operasional, Muh Rizki sebagai Penata Kelola Jalan dan Jembatan, serta dua anggota tim bantuan teknis lainnya.
Kehadiran tim teknis BPJN itu menandai bahwa proses hibah jembatan rangka baja telah memasuki tahap verifikasi teknis serius dan percepatan administrasi menuju pelaksanaan pembangunan di Morowali Utara.
Dalam dokumen pernyataan yang ditandatangani, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara menyatakan kesediaan menerima hibah jembatan rangka baja Callender Hamilton sekaligus bertanggung jawab penuh atas operasional, pemeliharaan, hingga pemanfaatannya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Morowali Utara Destuber Mato’ori, mengatakan peninjauan lapangan difokuskan pada dua titik strategis yang dinilai memiliki dampak besar terhadap konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dua titik strategis dengan total bentangan jembatan yang akan dihibahkan sebesar 51 Miliar, yang menjadi fokus peninjauan yakni Jembatan Pu’awu di Desa Wawopada, Kecamatan Lembo sebesar 30 Miliar, serta lokasi jembatan di Desa Lemo, Kecamatan Bungku Utara sebesar 21 Miliar. Kedua titik ini sangat penting karena menjadi akses penghubung masyarakat, jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan, sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah di Morowali Utara,” ujar Destuber.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut akan menjadi solusi atas persoalan aksesibilitas yang selama ini menjadi kendala warga, terutama saat mobilitas logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat meningkat.
Sementara itu, Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR dan BPJN Sulawesi Tengah atas dukungan yang diberikan kepada daerahnya.
“Pemerintah daerah menyambut baik hibah ini karena manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Infrastruktur jembatan bukan sekadar penghubung wilayah, tetapi juga penggerak ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aktivitas sosial masyarakat,” kata Delis.
Ia menegaskan, Pemkab Morowali Utara akan memastikan proses pemanfaatan hibah dilakukan secara bertanggung jawab agar pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Ini adalah jawaban atas kebutuhan akses masyarakat yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Kami berharap prosesnya berjalan cepat sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat meningkat,” tambahnya.
Turunnya tim BPJN Sulawesi Tengah juga dipandang sebagai sinyal kuat bahwa bantuan rangka baja tersebut akan segera diserahkan untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Morowali Utara, khususnya pada wilayah yang selama ini menghadapi hambatan akses transportasi dan distribusi logistik. (stefi)
Tidak ada komentar