
Foto : Ngobrol Pintar (NGOPI) bersama FKUB Sulawesi Tengah di Circle Coffee Palu.
PALU,Rajawali1news.com – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Ngobrol Pintar (NGOPI) bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah yang dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Circle Coffee Palu, Jumat (15/5/2026).
Pertemuan yang dihadiri tokoh agama, pemangku adat, dan perwakilan lintas umat beragama itu menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga persatuan, toleransi, serta memperkuat nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat.

Dalam dialog tersebut, Gubernur Anwar Hafid menegaskan pembangunan daerah tidak cukup hanya menghadirkan infrastruktur dan investasi. Menurutnya, kemajuan daerah akan lebih kuat ketika dibangun bersama nilai moral, spiritual, dan rasa saling menghargai antarsesama.
Ia mengungkapkan pengalaman saat memimpin Morowali menjadi titik penting lahirnya gagasan pembangunan berbasis spiritual melalui program Morowali Berjamaah dan Morowali Mengaji. Program itu melibatkan tokoh agama lintas keyakinan untuk membangun suasana damai di tengah masyarakat.
Menurut gubernur, suasana religius yang tumbuh di tengah masyarakat terbukti mampu memperkuat ketertiban sosial, menghadirkan rasa aman, hingga mendorong kepercayaan investasi masuk ke daerah.
Ia juga mengajak masyarakat menghidupkan rumah ibadah sebagai pusat pembinaan moral, pendidikan karakter, dan penguatan persaudaraan sosial. Masjid, gereja, pura, vihara, dan tempat ibadah lainnya dinilai memiliki peran besar menjaga generasi muda dari pengaruh negatif dan provokasi yang dapat memecah persatuan.
Dalam penyampaiannya, Anwar Hafid turut menyinggung pentingnya menjaga warisan toleransi yang telah ditanamkan para pendiri bangsa melalui semangat Pancasila dan persatuan Indonesia.
Gubernur juga mengapresiasi seluruh tokoh agama dan tokoh adat yang terus menjaga kesejukan daerah melalui pendekatan dialog, kebersamaan, dan pendidikan moral kepada masyarakat.
Laporan stefi
Tidak ada komentar