
Foto : Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri secara virtual.
PULANG PISAU,Rajawali1news.com – Rencana pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang digagas pemerintah mendapat dukungan dari Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta. Ia menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas tersebut dapat menjadi momentum untuk menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pandangan tersebut disampaikan Jayadikarta setelah mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri secara virtual, Senin, 15 Juni 2026. Selain membahas langkah-langkah pengendalian inflasi, rapat juga menyinggung agenda nobar Piala Dunia yang direncanakan berlangsung pada 19 Juli 2026.
Menurut Jayadikarta, kegiatan yang mampu mengumpulkan banyak masyarakat dalam satu lokasi berpotensi menciptakan perputaran uang yang lebih besar. Kehadiran pengunjung tidak hanya memberikan manfaat dari sisi hiburan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pedagang makanan, minuman, hingga pelaku UMKM lokal.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli dan mendukung stabilitas ekonomi daerah. Karena itu, berbagai kegiatan yang mampu menarik partisipasi publik perlu dimanfaatkan sebagai sarana pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap gagasan tersebut, Jayadikarta berencana mengusulkan kepada Bupati Pulang Pisau agar jadwal pameran daerah yang sebelumnya direncanakan berakhir pada pertengahan Juli dapat diselaraskan dengan agenda nobar Piala Dunia. Langkah itu dinilai dapat memperluas kesempatan promosi sekaligus meningkatkan jumlah pengunjung.
Menurutnya, sinergi antara kegiatan pameran dan nobar akan menciptakan daya tarik yang lebih besar bagi masyarakat. Semakin banyak pengunjung yang hadir, semakin terbuka pula peluang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk dan meningkatkan pendapatan usaha mereka.
Jayadikarta berharap momentum Piala Dunia tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu strategi kreatif dalam menggerakkan ekonomi lokal serta mendukung kesejahteraan warga Kabupaten Pulang Pisau. (RHN)
Tidak ada komentar