Berkendara Motor, Pemuda Kota Mojokerto Dikabarkan Hilang Terjebur Ke Sungai Brantas

waktu baca 2 menit
Senin, 17 Agu 2026 14:52 0 1 REDAKSI

Foto : Proses pencarian korban tenggelam di aliran sungai brantas.

SIDOARJO,Rajawali1news.com – Warga sekitar bantaran aliran sungai Brantas tepatnya di sebelah barat pintu air rolak 9 Desa Pajaran, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa -Timur digegerkan dengan adanya kabar berita seorang pemuda yakni, Dicky Alfarizi Wibawan (22) warga Lingkungan Gedongan I/7, Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa -Timur hilang tenggelam di aliran sungai Brantas saat mengendarai motor Honda Beat S 2045 VT, Senin (17/8/2026) pagi.

Data yang diperoleh dari lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa yang dialami korban tersebut terjadi sekitar pukul 5.10 WIB. Korban diketahui terlihat mengendarai motor Honda Beat S 2045 VT melaju dari arah barat jalan pinggir sungai Brantas. Diduga karena tidak mengetahui kondisi jalur yang dilintasi di depannya dalam kondisi menikung, laju motor korban berjalan lurus dan terjebur masuk aliran sungai Brantas bersama tubuh korban. Motor korban berhasil dievakuasi oleh warga naik ke area sungai, namun tubuh korban dikabarkan hilang tenggelam ke dasar sungai Brantas.

Sudarmaji warga setempat saat ditemui di lokasi mengatakan, sejak sekitar pukul 4.00 WIB, korban diketahui sempat menghentikan laju kendaraannya berhenti di pinggir jalan sebelah jembatan pintu Rolak 2. Selang beberapa saat kemudian, korban melanjutkan perjalanan menuju arah timur, tahu tahu dikabarkan hilang tenggelam masuk ke sungai Brantas.

“Sempat berhenti sejenak lalu melanjutkan perjalanan. Korban sempat dalam kondisi muntah muntah diduga kurang sehat kondisi tubuhnya. Tahu tahu dapat kabar pengendara motor tersebut (korban) masuk sungai Brantas dikabarkan tenggelam,”pungkas Sudarmaji.

Pantauan dilapangan, hingga berita ini ditulis, dalam upaya pencarian tubuh korban terlihat tim dari Basarnas Provinsi Jawa Timur, tim dari BPBD Kabupaten Sidoarjo, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kota Mojokerto, petugas PMI Kabupaten dan Kota Mojokerto, rekan Relawan tim Inafis identifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo dan anggota dari Polsek Tarik. Selain petugas tim pencarian tubuh korban juga tampak hadir pihak dari keluarga korban didampingi Lurah Gedongan, Hegar Biancha guna menunggu sampai tubuh korban berhasil dievakuasi terangkat dari aliran sungai Brantas. (Yanto)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA