
Foto : Deklarasi pernyataan sikap politik yang digelar pada Rabu, 1 Juli 2026, bertempat di Kantor DPC KSPSI Kabupaten Purwakarta.
PURWAKARTA,Rajawali1news.com – Kekompakan Pengurus dan Kader Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) Jawa Barat menghadiri deklarasi pernyataan sikap politik yang digelar pada Rabu, 1 Juli 2026, bertempat di Kantor DPC KSPSI Kabupaten Purwakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting dalam konsolidasi politik ORI Jawa Barat pasca pengunduran diri jajaran ORI dari Partai Buruh.
Acara ini dihadiri langsung oleh mantan Sekretaris Jenderal Partai Buruh sekaligus Sekretaris Jenderal DPP ORI, H. Ferri Nuzarli, Ketua PD FSP KEP SPSI Jawa Barat Agus Koswara, serta perwakilan pengurus Pimpinan Cabang dari berbagai kabupaten/kota di wilayah Jawa Barat.
Ferri Nuzarli ( Sekretaris Jenderal DPP ORI ) menegaskan bahwa KSPSI AGN memiliki kekuatan riil yang sangat besar secara nasional, berdasarkan hasil verifikasi keanggotaan yang mencapai sekitar 1,3 juta anggota. Angka tersebut bukan sekadar klaim, melainkan data yang menunjukkan besarnya kontribusi KSPSI AGN terhadap perjuangan politik buruh selama ini, Ungkapnya.
“KSPSI AGN telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan politik buruh. Kita memiliki basis anggota yang nyata, besar, dan terverifikasi. Tantangannya sekarang adalah bagaimana menyadarkan kekuatan besar ini agar memiliki kesadaran politik yang sama untuk memperjuangkan kepentingan buruh,” tegas Ferri.
Ferri menjelaskan, keputusan ORI keluar dari Partai Buruh bukanlah keputusan yang lahir secara mendadak. Persoalan internal dan dinamika politik di tubuh partai telah berlangsung cukup lama sejak Pemilu 2024, ungkapnya.
“Ini bukan keputusan yang muncul karena faktor sesaat. Persoalan ini sudah lama berkembang, terutama terkait arah perjuangan politik dan rasa keadilan dalam pengambilan keputusan. Pada akhirnya, kami merasa sudah cukup sampai di sini untuk berjalan bersama dalam Partai Buruh,” tegasnya.
Oleh karena itu, Ferri menegaskan bahwa perpisahan secara politik bukan berarti memutus persahabatan atau semangat perjuangan bersama untuk kaum pekerja.
“Kita boleh berbeda kendaraan politik, tetapi tujuan perjuangan tetap sama, yakni bagaimana buruh, petani, nelayan, dan rakyat kecil bisa hidup lebih sejahtera. Jangan sampai perbedaan pilihan politik memecah persaudaraan kita,” ungkapnya.
Ferri menegaskan bahwa ORI hadir sebagai wadah perjuangan sosial, ekonomi, dan politik bagi buruh serta rakyat. Menurutnya, ORI bukan milik individu atau kelompok tertentu, melainkan rumah bersama bagi mereka yang ingin berjuang secara serius untuk perubahan.
“ORI adalah wadah perjuangan rakyat. Di sini ada ruang bagi siapa pun yang ingin berjuang, mengorbankan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk kepentingan buruh, petani, nelayan, dan rakyat Indonesia secara umum,” ungkapnya.
Selanjutnya, Ketua PD FSP KEP SPSI Jawa Barat, Agus Koswara, secara resmi membacakan pernyataan sikap ORI Jawa Barat. Dalam pernyataannya, ORI Jawa Barat menyatakan mengundurkan diri dari jajaran kepengurusan sekaligus keluar dari keanggotaan Partai Buruh.
Vera
Agus menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah lanjutan sekaligus bentuk konsistensi terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat ORI yang telah lebih dahulu diumumkan di Jakarta pada 26 Juni 2026.
“Pada hari ini, Rabu 1 Juli 2026, kami jajaran Serikat Pekerja KSPSI AGN se-Jawa Barat, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga tingkat perusahaan yang tergabung dalam wadah ORI KSPSI AGN, dengan ini menyatakan mengundurkan diri dari jajaran kepengurusan serta keluar dari keanggotaan Partai Buruh di Jawa Barat,” tegas Agus didepan awak media.
Ia menambahkan, langkah ini diambil dengan penuh pertimbangan demi menjaga soliditas organisasi dan memastikan arah perjuangan politik tetap berjalan sesuai kepentingan buruh dan rakyat.
Deklarasi ini sekaligus menandai babak baru konsolidasi ORI Jawa Barat dalam menentukan arah perjuangan politik ke depan. Dengan semangat persatuan, ORI menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garis perjuangan bersama rakyat indonesia. (Vera)
Tidak ada komentar