Pemda Donggala Menggelar Musrenbang (RKPD) Tahun 2027

waktu baca 3 menit
Sabtu, 14 Mar 2026 13:48 0 30 REDAKSI

Musrenbang RKPD Tahun 2027 di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala.

DONGGALA,rajawali1news.com – Pemerintah Kabupaten Donggala menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Jumat (13/03/2026).ko

Forum ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah bersama anggota DPRD kabupaten donggala, pemangku kepentingan, serta perwakilan masyarakat untuk menyepakati arah dan prioritas pembangunan daerah tahun mendatang.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Donggala Vera Elena Laruni, unsur Forkopimda Kabupaten Donggala, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Donggala, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Dr H Rustam Efendi, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Palu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Donggala, para kepala perangkat daerah, para Camat, perwakilan Kepala Desa, serta organisasi kemasyarakatan.

Kepala Bapperida Kabupaten Donggala, Ir. Gosal Syah Ramli, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam sistem perencanaan pembangunan daerah yang bertujuan menyepakati berbagai program prioritas pembangunan tahun 2027.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan Musrenbang tingkat kabupaten, pemerintah daerah telah melaksanakan Forum Perangkat Daerah pada 10–11 Maret 2026 guna menyelaraskan berbagai usulan program dari kecamatan dan desa.
“Dari proses tersebut, tercatat sebanyak 304 usulan kegiatan yang diakomodasi, terdiri dari 107 usulan pada bidang ekonomi, 37 usulan bidang sosial budaya, serta 160 usulan pada bidang infrastruktur,” ungkapnya.

Menurutnya, forum Musrenbang menjadi ruang bersama bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan provinsi maupun nasional, sekaligus memastikan program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Tegas Gozal,

Sementara itu, Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang RKPD tahun ini memiliki makna strategis karena merupakan bagian dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Donggala Tahun 2025–2029. Ia menilai proses perencanaan pembangunan harus mampu menjawab berbagai tantangan daerah, mulai dari penguatan ekonomi masyarakat hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Perencanaan pembangunan daerah harus disusun secara terukur, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Vera,

Bupati Vera juga menjelaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Donggala tahun 2027 adalah “Penguatan Ekonomi Inklusif dan Infrastruktur Berkelanjutan Menuju Donggala sebagai Penyangga IKN, Didukung Peningkatan Kualitas SDM serta Transformasi Tata Kelola Pemerintahan.”
Tema tersebut akan diwujudkan melalui sejumlah fokus pembangunan, antara lain pengembangan pariwisata berbasis budaya dan ekonomi kreatif, pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor unggulan daerah, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital pemerintahan. Terangnya,

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Donggala Kelvin Soputra, yang mewakili Ketua DPRD, menyampaikan bahwa DPRD akan terus mengawal proses perencanaan pembangunan daerah agar berjalan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses maupun mekanisme lainnya akan terus diperjuangkan agar dapat terintegrasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Melalui forum Musrenbang, ini diharapkan tercapai kesepahaman bersama mengenai prioritas pembangunan Kabupaten Donggala tahun 2027 yang realistis, terarah, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan Musrenbang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi serta sesi diskusi dan desk perencanaan yang diikuti oleh perangkat daerah, camat, serta perwakilan desa untuk menyelaraskan berbagai usulan program pembangunan daerah, urainya. (Alir)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA