Momentum Hari Lingkungan Hidup 2026, Tulungagung Perkuat Kolaborasi Kelola Sampah dari Hulu

waktu baca 2 menit
Jumat, 5 Jun 2026 20:21 0 18 REDAKSI

TULUNGAGUNG,Rajawali1news.com – Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk memperkuat kolaborasi pengelolaan sampah dari hulu. Hal tersebut ditandai dengan Deklarasi Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dalam apel bersama di Halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis 5/6/2026.

Kegiatan ini selaras dengan tema nasional #NowForClimate yang digaungkan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH melalui Surat Edaran Nomor 09 Tahun 2026. Tema tersebut menjadi pengingat penting untuk menghadapi Triple Planetary Crisis yakni perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan polusi.

Bupati Tulungagung dalam sambutannya menegaskan, pengelolaan sampah tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan peran aktif masyarakat, dunia usaha, akademisi, hingga komunitas. “Kita mulai dari yang paling sederhana: pilah sampah dari rumah. Organik, anorganik, dan B3 dipisah agar mudah diolah dan tidak semua berakhir di TPA,” ungkapnya.

Melalui deklarasi ini, Pemkab Tulungagung mendorong penguatan bank sampah, optimalisasi TPS3R di seluruh desa, serta edukasi masif ke sekolah dan rumah tangga. Camat dan kepala desa diminta menjadi motor penggerak agar gerakan ini berjalan berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada seremoni peringatan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung menyampaikan, volume sampah yang masuk ke TPA Segawe terus meningkat tiap tahun. “Tahun 2026 ini kita targetkan minimal 30% sampah sudah terkelola sejak dari hulu. Kuncinya ada di pemilahan rumah tangga dan peran aktif desa,” jelasnya.

Selain deklarasi, rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di Tulungagung juga diisi aksi bersih sungai, penanaman pohon, pameran produk daur ulang karya pelajar, serta penyerahan bantuan sarana pengelolaan sampah untuk desa-desa.

Mengakhiri kegiatan, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Lingkungan Hidup sebagai pengingat untuk bekerja nyata bagi iklim. “Mari kita jaga Tulungagung tetap lestari. Dimulai dari sampah kita sendiri,” pungkasnya. (BB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA