Bukan Hanya Tanggap Darurat, BPBD Pulang Pisau Perkuat Upaya Mitigasi Bencana

waktu baca 2 menit
Rabu, 24 Jun 2026 15:49 0 3 REDAKSI

Foto : Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Herman Wibowo.

PULANG PISAU,Rajawali1news.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau terus memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana melalui peningkatan koordinasi, edukasi masyarakat, serta penguatan sistem penanggulangan bencana agar risiko dan dampak bencana dapat diminimalkan.

“Penanggulangan bencana tidak hanya dilakukan ketika bencana terjadi, tetapi harus dimulai sejak tahap pencegahan dan kesiapsiagaan. Masyarakat perlu memiliki pemahaman agar mampu menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Herman Wibowo, Senin 22 Juni 2026.

Menurutnya, kondisi wilayah Pulang Pisau yang memiliki karakteristik geografis tertentu membuat upaya mitigasi menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, BPBD terus melakukan pemetaan risiko, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan kesiapan personel dan peralatan penanggulangan bencana.

Ia menjelaskan, BPBD tidak hanya berfokus pada penanganan saat terjadi bencana, tetapi juga menjalankan berbagai program pencegahan seperti sosialisasi kebencanaan, edukasi kepada masyarakat, serta membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga lingkungan dan kesiapan menghadapi keadaan darurat.

Selain itu, sinergi dengan pemerintah desa, relawan, aparat, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan apabila terjadi bencana. Menurut Herman, kolaborasi tersebut dapat memperkuat sistem peringatan dini serta mempercepat proses evakuasi dan pemulihan pascabencana.

Herman Wibowo menambahkan bahwa masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya pengurangan risiko bencana. Dengan meningkatnya kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh pihak, Kabupaten Pulang Pisau diharapkan mampu menghadapi berbagai potensi bencana dengan lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi. (RHN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA