Bupati Purwakarta Perintahkan Satpol PP Bongkar Bangunan Warung Yang Berada Di Gedung Dakwah

waktu baca 2 menit
Sabtu, 28 Mar 2026 18:13 0 32 REDAKSI

Purwakarta,rajawali1news.com – Om Zein Bupati Purwakarta menegur Wadi salah satu warga yang berjualan halaman Gedung Dakwah, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta. Bukan tanpa alasan, warga tersebut ditegur lantaran menjadikan halaman gedung tersebut menjadi tempat pengepulan barang rongsokan.

Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein itu menilai, tumpukan rongsokan di Gedung Dakwah ini tak sesuai dengan sebagaimana peruntukkannya. Dimana, fasilitas ini seharusnya menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat.

“Gedung Dakwah itu tempat ibadah, tempat pembinaan umat dan kegiatan keagamaan. Bukan tempat rongsokan. Halamannya harus bersih, tertib, dan nyaman untuk masyarakat,” tegas Om Zein, Jumat (27/03/2026).

Ia juga meminta Wadi segera membersihkan seluruh barang rongsokan yang berada di halaman Gedung Dakwah agar tidak mengganggu fungsi, dan estetika fasilitas publik tersebut.

Om Zein menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang warga mencari nafkah, namun penggunaan fasilitas umum harus tetap sesuai aturan dan tidak merusak fungsi bangunan.

“Silakan mencari rezeki, itu hak setiap warga. Tapi jangan menggunakan fasilitas umum sembarangan. Gedung Dakwah ini milik masyarakat, harus dijaga bersama. Jangan sampai tempat yang seharusnya untuk dakwah malah jadi tempat rongsokan,”

Bupati Purwakarta juga telah memberikan uang tunai kepada pemilik warung untuk biaya memindahkan warungnya dari halaman Gedung Dakwah ke tempat lain.

Adapun agar tetap bisa berjualan, Om Zein juga sudah menawarkan lapak baru di wilayah Kopo, Kecamatan Bungursari kepada pedagang tersebut. Namun, berdasarkan informasi sang pemilik warung menolak untuk direlokasi ke wilayah Kopo.

Terpantau di lokasi pada Jumat (27/03/2026), Satpol PP Purwakarta melakukan pembongkaran warung di Gedung Dakwah.

Plt Sekretaris Satpol PP Purwakarta Teguh Juarsa menyebut, pembongkaran dilakukan secara humanis dan disaksikan langsung oleh pemilik bangunan.

Petugas juga membantu mengangkat seluruh barang milik pedagang tersebut ke rumahnya yang berjarak cukup dekat dengan lokasi penertiban

“Awalnya ada opsi untuk dipindahkan ke Kopo, tapi pemilik warung menolak dan memilih untuk sewa lapak baru di wilayah Sindangkasih, dan alhamdulillah pemilik warung menerima warungnya di bongkar,”pungkasnya.

Reporter liputan : Robby

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA