Pembangunan Berkelanjutan Dimulai dari Penguatan Kontraktor Lokal

waktu baca 3 menit
Sabtu, 18 Jul 2026 11:12 0 8 REDAKSI

Foto : Pembangunan jalan di kabupaten Kapuas.

KAPUAS,Rajawali1news.com – Semarak pembangunan yang terus berlangsung di Kabupaten Kapuas menjadi salah satu capaian yang patut diapresiasi. Berbagai pembangunan infrastruktur pada masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas, H. Wiyatno – Dodo, dinilai telah memberikan wajah baru bagi daerah serta menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendorong kemajuan Kabupaten Kapuas.

Di balik keberhasilan tersebut, muncul harapan agar pembangunan tidak hanya menghasilkan jalan, gedung, dan fasilitas umum, tetapi juga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan yang lebih besar bagi pengusaha dan kontraktor lokal.

Tokoh masyarakat Kabupaten Kapuas, H. Dedy Kelana, mengatakan masyarakat patut berbangga atas berbagai capaian pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah. Namun, menurutnya, keberhasilan pembangunan akan terasa lebih sempurna apabila manfaat ekonominya juga dirasakan secara langsung oleh pelaku usaha lokal.

“Kita bangga dengan pembangunan yang terus berjalan di Kabupaten Kapuas. Namun kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada pengusaha dan kontraktor lokal untuk ikut berpartisipasi dalam proyek-proyek pembangunan di daerah sendiri,” ujarnya.

Menurut H. Dedy, di era keterbukaan saat ini pemerintah memang tidak dapat membatasi masuknya perusahaan dari luar daerah. Meski demikian, pemerintah tetap memiliki ruang untuk menyusun kebijakan yang memberi keberpihakan kepada dunia usaha lokal, baik melalui peningkatan kesempatan berusaha maupun pembinaan yang berkelanjutan agar mampu bersaing secara sehat dan profesional.

“Kalau memang prinsip keterbukaan mengharuskan semua pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama, maka pemerintah perlu memperkuat pembinaan terhadap kontraktor lokal agar kualitas, manajemen, dan daya saing mereka terus meningkat,” katanya.

Ia menilai, semakin besar keterlibatan pengusaha lokal dalam pembangunan akan memberikan dampak berganda bagi perekonomian daerah. Selain menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal, penggunaan barang dan jasa dari daerah juga akan meningkatkan perputaran ekonomi sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Kapuas.

Di tengah kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi tantangan akibat efisiensi anggaran, H. Dedy menilai diperlukan kebijakan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek fisik, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

“Keberhasilan seorang pemimpin bukan hanya dilihat dari banyaknya bangunan yang berdiri, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi bagian dari pembangunan melalui kesempatan bekerja dan kesempatan berusaha,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang tidak hanya meninggalkan infrastruktur yang kokoh, tetapi juga melahirkan pengusaha lokal yang semakin kuat, mandiri, dan berdaya saing. Dengan demikian, setiap proyek yang dilaksanakan tidak hanya menghasilkan aset fisik bagi daerah, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam memperkuat ekonomi masyarakat Kabupaten Kapuas.

Harapan tersebut menjadi masukan konstruktif agar pembangunan di Kabupaten Kapuas ke depan tidak hanya berdiri di atas beton dan aspal, tetapi juga mampu menjadi fondasi lahirnya dunia usaha lokal yang lebih maju, sehingga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan. (DY)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA