
Foto : Kepala Bapperida, Bakhzar Efendi.
PULANG PISAU,Rajawali1news.com – Kajian efektivitas kebijakan konvergensi stunting di Kabupaten Pulang Pisau dipastikan tidak berhenti sebagai dokumen akademik semata, tetapi akan menjadi acuan penting dalam penyusunan kebijakan, program, dan perencanaan pembangunan daerah agar upaya penurunan prevalensi stunting semakin terarah dan berkelanjutan.
Bupati Pulang Pisau melalui Kepala Bapperida, Bakhzar Efendi, menyampaikan bahwa kegiatan ekspose awal ini merupakan langkah strategis untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai efektivitas pelaksanaan program percepatan penurunan stunting sekaligus menyusun rekomendasi kebijakan yang berbasis data dan kebutuhan daerah, ujarnya, Kamis 25 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kajian tersebut akan mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi angka stunting di Kabupaten Pulang Pisau, baik penyebab spesifik maupun penyebab mendasar. Analisis tersebut diharapkan mampu memberikan arah kebijakan yang lebih tepat dalam meningkatkan kualitas intervensi pemerintah.
Menurutnya, salah satu fokus utama kajian adalah melihat kondisi riil setiap wilayah, termasuk kawasan pertanian, daerah sepanjang aliran sungai, wilayah pesisir, hingga kawasan gambut. Dengan memahami karakteristik masing-masing wilayah, pemerintah dapat menyusun strategi penanganan yang lebih efektif sesuai kondisi geografis, sosial, dan budaya masyarakat.
Bakhzar menambahkan bahwa keberhasilan konvergensi stunting memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, tenaga kesehatan, kader pembangunan manusia, Posyandu, PKK, akademisi, dunia usaha, serta masyarakat harus terus memperkuat koordinasi agar seluruh program berjalan secara terpadu.
Selain penguatan kolaborasi, sistem data juga menjadi perhatian utama. Data yang valid, akurat, dan terintegrasi akan memudahkan proses pemantauan, evaluasi, serta pengambilan keputusan sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi lapangan.
Melalui kajian ini, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap tersusun rekomendasi yang aplikatif dan dapat diimplementasikan dalam penyusunan RKPD maupun penganggaran daerah pada tahun-tahun berikutnya. Dengan demikian, upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendukung terwujudnya generasi Pulang Pisau yang sehat, unggul, dan sejahtera. (RHN)
Tidak ada komentar