
Foto : Komandan Korem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H. resmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Pontangoa,
PONTANGOA,Rajawali1news.com – Pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kembali terwujud di Kabupaten Morowali Utara.
Komandan Korem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H., meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Pontangoa, Senin (22/6), yang menjadi solusi penting bagi konektivitas warga sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman.
Peresmian jembatan tersebut disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dan masyarakat setempat melalui prosesi pengalungan bunga serta tarian adat Mori sebagai simbol penghormatan dan ungkapan rasa syukur atas hadirnya infrastruktur yang telah lama dinantikan.
Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, yang turut hadir dalam peresmian tersebut, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Korem 132/Tadulako, Kodim 1311/Morowali, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
Menurut Bupati Delis, keberadaan jembatan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi jembatan lama yang sering rusak dan terputus ketika banjir melanda.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Morowali Utara, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Komandan Korem 132/Tadulako beserta seluruh jajaran TNI yang telah menghadirkan Jembatan Perintis Garuda bagi masyarakat kami.” Ujar Bupati Delis
Tambahnya lagi “Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi wujud nyata kepedulian negara dalam membuka akses, mempercepat pelayanan, menggerakkan roda ekonomi, dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat di wilayah pedesaan,”
Ia juga mengatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI telah menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan di Morowali Utara, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus terkait aksesibilitas dan konektivitas.
“Jembatan ini akan menjadi urat nadi baru bagi aktivitas masyarakat. Anak-anak dapat bersekolah dengan lebih aman, petani lebih mudah mengangkut hasil panen, dan pelayanan publik dapat menjangkau masyarakat dengan lebih cepat. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut demi kemajuan Morowali Utara,” tambahnya.
Sementara itu, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H. menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas program yang telah diberikan. Hingga saat ini, Korem 132/Tadulako telah meresmikan 43 jembatan yang dibangun untuk membantu membuka akses masyarakat di berbagai wilayah,” kata Danrem.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Morowali Utara, jajaran Kasi Korem 132/Tadulako, Dandim 1311/Morowali, Kapolres Morowali Utara, perwakilan Kejaksaan Negeri Morowali Utara, Kalapas Kelas III Kolonodale, Syahbandar, Danyon TP 825/Garuda Yudha Sakti, Danpos Lanal, Danki Brimob, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat.
Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat kini memiliki akses transportasi yang lebih aman dan andal, terutama saat musim hujan.
Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mempercepat terwujudnya pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Morowali Utara.
“Dari jembatan inilah lahir konektivitas, dari konektivitas lahir kemajuan, dan dari kemajuan lahir kesejahteraan bagi masyarakat.” Kalimat itu menjadi gambaran nyata harapan baru yang kini terhubung melalui Jembatan Perintis Garuda di Morowali Utara. (Ryo/La Ode Uru/Penrem 132-Tdl)
Laporan stefililis
Tidak ada komentar